Proprov XVI Ditutup, Bukittinggi Raih 223 Medali

HEADLINE SRIWIJAYA. COM
Bukittinggi –Perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat ke XVI tahun 2026, resmi ditutup, di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu, 14 Oktober 2026. Dari keseluruhan pertandingan yang diikuti, Kota Bukittinggi berhasil menduduki posisi keempat dengan torehan 223 medali.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sekaligu Ketua Kontingen Bukittinggi, memberi apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih dan juga official yang telah berjuang semaksimal mungkin.

“Perjuangan panjang yang kita lalui di arena pertandingan akhirnya berbuah manis.

Keberhasilan mengumpulkan total 223 medali ini merupakan bukti nyata dari dedikasi tanpa batas, keringat saat latihan, serta mental juara yang kokoh dari anak-anak muda kebanggaan kita,” ujar Ibnu Asis.

la menegaskan, di balik raihan ratusan medali tersebut, terdapat nilai-nilai sportivitas dan karakter tangguh yang senantiasa dijunjung tinggi oleh para atlet Kota Bukittinggi. Menurutnya,semangat pantang menyerah di setiap arena tanding mencerminkan karakter masyarakat Bukittinggi yang gigih, sekaligus menjunjung tinggi prinsip fair play dan persaudaraan antar-daerah.

“Capaian impresif ini, tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan momentum kebangkitan dan tonggak sejarah baru bagi pembinaan prestasi olahraga secara berkelanjutan di Kota Bukittinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna memberikan ruang, pembinaan, serta apresiasi terbaik bagi para atlet agar mampu melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Tahun 2018 lalu, Bukittinggi berhasil mendapatkan 72 medali emas, 86, perak dan 84 perunggu. Pada Porprov XVI tahun 2026 ini, Bukittinggi berhasil meraih 77 medali emas, 64 medali perak dan 82 medali perunggu, dengan total keseluruhan 223 medali.

“Alhamdulillah. Perjuangan yang luar biasa. Kami apresiasi atlet atlet lokal kita di Bukittinggi. Seluruh pertandingan dilaksanakan dengan sportif. Bibit atlet terbaik dan potensial semakin banyak muncul. Buktinya, dari 2018 lalu kita 72 emas,” tambah nya. (rdw/kmf).

Berita Pilihan