Wawako Ibnu Asis Buka Musda MUI Bukittinggi ke-XI

 

HEADLINESRIWIJAYA. COM

Bukittinggi– Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi ke-XI Tahun 2026 yang berlangsung di Aula MUI Kota Bukittinggi, Sabtu (19/09/2026).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, Aidil Alfin, menyampaikan, Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan MUI selama ini, sekaligus menyusun langkah untuk meningkatkan peran MUI sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah. Berbagai persoalan umat, termasuk masalah keluarga dan kewarisan, menjadi bagian dari tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Musda ini bukan hanya berbicara tentang pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi kerja dan kegiatan MUI selama ini. MUI memiliki peran sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah. Mudah-mudahan Musda ini melahirkan kepemimpinan yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Aidil Alfin menambahkan, MUI Kota Bukittinggi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan MUI, termasuk melalui pemberian hibah. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi MUI untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan bantuan sesuai ketentuan.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat, Zulkarnaini, menyampaikan, Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Bukittinggi menjadi Musda MUI kabupaten dan kota yang paling awal dilaksanakan di Sumatra Barat. Pelaksanaan Musda yang cepat diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan baru yang mampu menjalankan tugas dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Musda ini mendahului MUI kabupaten dan kota lainnya. Mudah-mudahan terpilih pengurus baru yang tidak hanya mewakili unsur, tetapi juga mampu bekerja dan bekerja sama untuk kemajuan MUI,” ungkapnya

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi ke-XI Tahun 2026. Musda diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan pen baru, serta memperkuat peran ulama dalam mendukung kemajuan umat dan daerah.

“Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut baik dan mengapresiasi Musda MUI ke-11. Mudah-mudahan lahir program kerja strategis dan kepengurusan yang amanah serta mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Dukungan dan bimbingan ulama sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Bukittinggi yang gemilang, sejahtera dan berkah,” ungkapnya. (rdw/kmf)