Walikota Erman Safar resmi tutup MTQ ke 41 Kota Bukittinggi

Headlineriwijaya.com

Bukittinggi, -MTQ tingkat Kota Bukittinggi ke 41 tahun 2024, resmi ditutup. Penutupan dilaksanakan di Masjid Tangah Jua dihadiri Walikota, H. Erman Safar, Ketua LPTQ, Martias Wanto, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi dan tamu undangan lainnya, Sabtu (10/02/2024) malam.

Dalam ajang MTQ Nasional Ke-41 ini Kecamatan Guguak Panjang berhasil meraih juara umum dengan perolehan poin 200, disusul Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh sebagai tuan rumah dengan perolehan poin 128, kemudian Kecamatan Mandiangin Koto Selayan memperoleh poin 126.

Sekda Bukittinggi, Martias Wanto, selaku Ketua LPTQ Bukittinggi, mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana yang telah sukses menggelar MTQ tingkat Kota Bukittinggi ke 41. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat pemko untuk melakukan pembinaan dalam menyongsong MTQ tingkat Sumatra Barat.

“Alhamdulillah, kita telah sukses gelar MTQ tingkat kota. Terima kasih atas kerja keras seluruh panitia. 10 cabang lomba dilaksanakan di berbagai venue di Kecamatan ABTB sebagai tuan rumah. InsyaAllah setelah ini pembinaan kafilah akan kita matangkan, sembari mempersiapkan Bukittinggi sebagai tuan rumah MTQ ke 41 tingkat Sumatra Barat,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, menilai, MTQ ke 41 tingkat Kota Bukittinggi sukses digelar selama dua hari ini. Pelaksanaan MTQ Bukittinggi lebih awal dilaksanakan dibanding kabupaten kota lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa Pemko Bukittinggi terus memperhatikan dan mengembangkan SDM di bidang keagamaan dan membina generasi qurani di kota ini. Para kafilah terbaik, berpeluang mewakili Kota Bukittinggi untuk mengikuti MTQ tingkat Sumatra Barat,” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan kebanggaannya dapat menjadikan Bukittinggi sebagai daerah pertama di Sumatra Barat yang menyelenggarakan MTQ tingkat kabupaten kota ke 41. Ini langkah awal yang baik dalam rangka mempersiapkan Bukittinggi sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke 41 tingkat Sumatra Barat pada 2025 mendatang.

“Potensi generasi muda Bukittinggi cukup besar dalam bidang keagamaan. Kita dorong ini secara bersama sama. Harapan kami, jelang MTQ tingkat Sumatra Barat, harus ditingkatkan pembinaan. Kita berharap Bukittinggi dapat kembali meraih juara umum, seperti tahun 1986 lalu.  Dengan bekal waktu yang panjang, dapat digunakan untuk melakukan persiapan yang matang. Sehingga Bukittinggi dapat sukses pelaksanaan dan sukses pula dalam prestasinya,” harap wako.( *)

Komentar