Sesali Perbuatan, Dua Orang Pelaku Pengapload Vidio Viral Penghinaan Institusi Polri Diamankan Polres Agam

Headline187 views

Headlinesriwijaya.comv

Agam- Dua orang pelaku pembuat dan penyebar vidio ucapan tidak senonoh atau penghinaan terhadap institusi Polri yang sempat viral dengan puluhan ribu penonton pada akun TikTok yang bernama @niayuliati5 diamankan Satreskrim Polres Agam. Senin, (17/7/23)

Kedua pelaku tersebut berinisial NY, (18) th dan SS, (40) th, warga Silayang Jorong Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam.

Kapolres Agam Akbp Muhammad Agus Hidayat, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas Iptu Apriman Sural, S.H., Senin (17/7/23), membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan kedua pelaku merupakan ibu dan anak.

Pelaku NY diamankan di daerah Monggong Kecamatan Lubuk Basung Agam sedangkan Ibunya SS diamankan di Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman.

Terkait motif kedua pelaku pembuat dan pengapload konten vidio yang tidak senonoh tersebut disebabkan hanya kekesalan saja setelah ditilang Polisi lalulintas.

Apriman menambahkan, pelaku sebelumnya memang ditilang petugas pada hari Sabtu sore tanggal 15 Juli 2023.

Saat itu pelaku kedapatan tidak mengenakan helm SNI disaat mengendarai sepeda motor di Simpang GOR Rang Agam Lubuk Basung.

Atas perbuatannya kedua pelaku diberikan sanksi berupa menyampaikan vidio ucapan permintaan maaf dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.

Sedangkan untuk vidio ucapan kata tidak senonoh yang sebelumnya diapload pelaku pada akun TikTok tersebut sudah di hapusnya.

Kronologis awal pelaku hingga membuat Vidio

Saat di interogasi, kedua pelaku mengakui, bahwa sebelum membuat dan memviralkan vidio ucapan tidak senonoh pada akun tiktok pribadinya @niayuliati5 tersebut.

Awalnya pada hari Sabtu sore tanggal 15 Juli 2023 pelaku Nia Yuliati bersama ibunya Santi Sofia ditangkap petugas yang sedang melaksanakan razia operasi patuh Singgalang 2023.

Saat itu pelaku Nia Yuliati bersama ibunya kedapatan oleh Polisi tidak mengenakan helm disaat mengemudikan sepeda motor di Simpang GOR Rang Agam Lubuk Basung.

” Ya, saat itu motor saya ditangkap polisi dan STNK saya ditilang karena tidak pakai helm dan tidak memiliki SIM.” ucap Nia Yuliati.

Usai ditilang Polisi, Nia bersama ibunya meneruskan perjalan ke SPBU Monggong untuk mengisi BBM sepeda motornya.

Setelah sampai di SPBU ternyata bensin juga habis disana.Karena kesal hab ditilang Polisi dan tidak dapat mengisi BBM di SPBU, pada jarak 50 meter meninggalkan SPBU Monggong, saudara Santi Sofia ( ibu kandung Nia) menyuruh Nia Yuliati memberhentikan sepeda motornya.

Kemudian saudari Santi Sofia merekam vidio ucapan kalimat kotor dengan menggunakan Handphone anaknya saudari Nia Yuliati.

Setelah ibunya merekam vidio tersebut, saat itu juga Nia Yuliati iseng – iseng mengapload vidio ucapan ibunya tersebut pada akun tiktok pribadinya yang bernama @niayuliati5 tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi dari vidio yang ia apload tersebut.

Sehingga esok harinya ia mengetahui bahwa vidio yang diaploadnya tersebut menjadi viral dengan penonton 15.0 K.


Kapolres Agam imbau warga agar lebih berhati-hati menggunakan medsos

Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat, S.H., S.I.K, mantan Kasubdit Cyber Polda Riau itu mengimbau warga untuk lebih berhati – hati bermain Medsos.

Hal itu ia sampaikan, guna menyikapi kejadian vidio penghinaan institusi Polri yang sempat viral pada akun TikTok @niayuliati5.

Yang diakui pelaku mengapload vidio tersebut harus sekedar iseng – iseng saja.

Akbp Muhammad Agus Hidayat, S.H., S.I.K., mengimbau, gunakanlah medsos tersebut pada hal – hal yang berbaur positif dan hindari penggunaan medsos yang dapat merugikan diri kita sendiri maupun orang lain. Ucapnya.

Agus sangat menyayangkan, jika ada warganya terjerat kasus pidana akibat bermain Medsos.( anasrul /*)

Komentar