Penampung CPO Ilegal Bebas Beroperasi Di Kumpeh Ulu Jambi

HEADLINESRIWIJAYA.COM.-.^

Jambi – Kegiatan dugaan ilegal penampungan minyak mentah kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO) yang sering disebut “pipis/kencing” CPO, semakin tumbuh subur ditalang duku wilayah hukum kumpeh ulu kabupaten muaro jambi.

Mendengarkan informasi bahwa ada kegiatan ilegal penampungan minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan terang-terangan tanpa rasa takut. Akhirnya tim pun mendatangi melihat situasi dan kondisi dilokasi yang sangat mecengangkan.

Aktivitas yang berlangsung sungguh tidak ada rasa takut, dari pihak penampungan dan sopir yang menurunkan muatan Crude Palm Oil (CPO). Seperti sudah ada koordinasi yang terstruktur.

Kegiatan yang tidak enak dilihat ini juga disinyalir ada banyak pihak yang terlibat dalam bisnis diduga pencurian ini.

Dilokasi, dalam pantauan headlinesriwijaya.com tanpak sedang dilakukannya pembuatan lobang untuk penampungan, serta banyak drum yang sudah terisi minyak CPO yang diduga hasil dari pipis/kencing oknum sopir tangki CPO dari berbagai tempat.

Lokasinya bersebelahan dengan stopel talang duku push kanan, bisnis kecil dengan omset besar.

Diketahui, diduga pemilik lahan bernama sahril dan yang membuka tempat penampungan tersebut bernama icha.

Ditemui ditempat penampungan itu, seseorang yang diduga pekerja disitu mengatakan baru beberapa hari buka bang.

“Lagi tidak ada orang bang” tutup seseorang disana.

Beberapa hari haedlinesriwijaya.com melakukan pantauan tempat penampungan minyak mentah kepala sawit alias Crude Palm Oil (CPO) yang berada di talang duku bertempat di samping stople push kanan batu bara, tanpak juga mobil jenis l300 yang diduga untuk membawa CPO siap menjadi kenadaraan operasional kegiatan dugaan ilegal tersebut.

Saat mengkonfirmasi Via WhatsApp kapolsek kumpeh ulu Iptu Oktonis W Saragi Allan mengatakan terimakasih atas infonya bg..akan kami cek dan tindak lanjuti bg.

Setelah beberapa detik kemudian kapolsek kumpeh ulu menelpon red menjelaskan kami sedang ada giat (sibuk) untuk besok, terima kasih.

Saat ditanya diduga bos pipis/ kencing penampungan minyak yang bernama Icha tidak menjawab terkesan mengalihkan pembicaraan.(Amri)