oleh

KPK Koordinasi bersama Pemda dan Media Lokal se-Sumsel

HEADLINESRIWIJAYA.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rapat koordinasi publikasi program penanganan covid-19 secara Vidcon bersama Humas dan media lokal daerah se-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (15/5).

Acara Vidcon tersebut membahas tentang peran serta media dalam mendukung pemerintah menangani penyebaran covid-19 di daerah.

Untuk di Kota Lubuklinggau sendiri kegiatan Vidcon bertempat di kantor Inspektorat, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Pemerintah daerah (Pemda) dan media lokal seluruh Sumsel diminta untuk menyampaikan informasi terkait covid-19 kepada KPK.

Kepala Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK, Asep Rahmat Suwanda dalam pemaparannya mengatakan Pemda se-Sumsel telah melakukan realokasi APBD dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp 952 miliar lebih yang ditujukan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 637 miliar lebih (67 persen), penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 97 miliar lebih (10 persen) dan jaring pengaman sosial sebesar Rp 217 miliar lebih (23 persen).

“Titik rawan korupsi dalam penanganan covid-19 yakni pengadaan barang atau jasa, sumbangan pihak ketiga, realokasi anggaran APBN dan APBD serta penyelenggaraan bantuan sosial,” kata Asep.

Ia merekomendasikan kepada Humas Pemda dan media lokal untuk selalu update agenda Pemda terkait penanganan covid-19 terutama penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, memanfaatkan website resmi Pemda dan penggunaan aplikasi media sosial mainstream (Facebook, Twitter dan lain-lain).

“Media lokal diharapkan peran aktif dalam pengawasan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat melalui publikasi media masing-masing sehingga peran serta Humas selalu terkoordinasi,” terangnya.

Sementara Humas Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam penyampaiannya menilai dukungan dari wartawan sangat akuntabel dalam membantu masyarakat memberikan informasi apapun tentang penanganan dan pencegahan covid-19 baik update data covid maupun sembako.

Sementara itu, Ketua PWI Lubuklinggau, Endang Kusmadi menyampaikan dalam kerjasama pemerintah dan media mengenai informasi pembangunan covid-19 dan sembako tetap terkoordinir dengan baik.

“Setiap hari update data covid-19 melalui press release diskominfo tanpa terkendala. Pembagian sembako juga didapati data yang konkrit dari pemerintah Lubuklinggau melalui Dinsos,” ungkapnya.

Ia menambahkan seperti diketahui, seluruh media juga terdampak dengan covid-19, media pun telah menyampaikan ke pemerintah untuk memikirkan penyelamatan-penyelamatan yang perlu dilakukan. (Erik/HS)

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Dinas Kominfo se-Sumsel. (Ric)

Berita Pilihan