Diketahui, korban hanyut yakni Tarmizi alias Ateng, warga Dusun 5 Desa Rantau Serik. Korban dinyatakan hanyut Senin (17/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat iergi mancing ke sungai Beliti bersama temannya bernama Romli.
“Pada saat mancing di sungai Beliti, kedua orang tersebut mancing dalam keadaan terpisah lebih kurang jarak 200 meter,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mura, Eko.
Dijelaskannya, mereka mancing menggunakan alat pelampung dari ban mobil. Lebih kurang pukul 18.00 WIB, Romli bergeser ke tempat Tarmizi. Akan tetapi setelah sampai, Tarmizi sudah tidak ada lagi ditempatnya mancing.
“Romli mengira Tarmizi sudah pulang duluan,” bebernya.
Kemudian Romli menyusul pulang. Setelah sampai di rumah Tarmizi, Romli bertanya demgan orang tua Tarmizi, menanyakan keberadaan yang bersangkutan. Dan keterangan dari orang tua Tarmizi mengatakan yang bersangkutan belum pulang.
“Akhirnya Romli bersama warga mencari keberadaan Tarmizi secara bersama-sama,” ungkapnya.
Lebih kurang pukul 20.00 WIB, warga menemukan ban pelampung milik Tarmizi berjarak 400 meter dari lokasi korban memancing. Sedangkan Tarmizi belum ditemukan. Diduga Tarmizi hanyut di sungai Beliti.(*)
