Lapas suliki Manfaatkan lahan Tidur jadikan Tanaman Jagung Manis sebagai Sarana pembinaan kemandirian untuk para Warga Binaan.

Headlinesriwijaya.com

Lima Puluh Kota – Pemanfaatan lahan tidur di area branggang Lapas Kelas III Suliki dijadikan sarana dalam pembinaan kemandirian untuk para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), lahan tersebut kini disulap menjadi tanaman jagung manis yang memiliki nilai manfaat dan nilai jual kelak ketika sudah panen.

Terlihat para warga binaan sedang merawat tanaman jagung manis yang mulai tumbuh, masa tanam jagung manis biasanya sekitar 50 hari langsung tumbuh bunga dan mulai berbuah.
Lahan tidur yang semula kosong kini dipenuhi oleh tanaman jagung manis.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, Kamesworo mengatakan awalnya area lahan di branggang ini kosong hanya beberapa tanaman saja tapi kita jadikan lahan ini untuk menanam jagung manis.

Kames menambahkan ini juga sebagai sarana untuk belajar bagi warga binaan dalam budidaya dan merawat tanaman jagung manis.

Perlu diketahui sebelumnya Lapas kelas III Suliki saat ini telah memiliki Sarana Edukasi Asimilasi (SAE) yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan komunitas pembudidayaan ikan anak Kociak yang sudah diresmikan dan sudah berjalan selama kurang lebih 8 bulan.(noy/*)