Kembangkan Asesmen Pelayanan Penyandang Kesejahteraan Sosial

HEADLINESROWIKAYA.COM

MUSI RAWAS– Guna menunjang kemandirian untuk kelanjutan hidupnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mulai mengembangkan assesmen untuk apelayanan penyandang kesejahteraan sosial.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinsos Kabupaten Mura, Agus Susanto saat diwawancarai belum lama ini diruang kerjanya.

Dikatakannya, assesmen sendiri dilakukan kepada masyarakat penyandang kesejahteraan sosial, seperti lanjut warga usia (Lansia), disabilitas atau berkebutuhan khusus, dan juga warga tidak mampu.

“Untuk kami ini baru dikembangkan, namanya assesmen lengkap. Hanya saja ini untuk penyandang kesejahteraan sosial, seperti lansia, disabilitas dan keluarga tidak mampu,”kata Agus.

Menurutnya, assesmen atau identifikasi potensi yang dimiliki oleh masalah kesejahteraan sosial, sehingga nanti bisa dilakukan apa yang diperlukan. Baik itu potensi internal, maupun potensi lainnya yang memungkinkan.

“Selama ini kan, hanya sebatas alat bantu saja, tapi dengan assesmen ini juga diberikan apa yang dibutuhkan sesuai potensinya, misal pelatihan dan bantuan usaha, yang tujuannya untuk menunjang kegiatan kemandiriannya,”terangnya.

Kemudian, assesmen ini dinilai lebih baik dibanding kegiatan sebelumnya. Sebab, dalam assesmen juga untuk mengetahui apa yang dibutuhkan, bukan hanya untuk mendukung aktifitasnya, namun juga untuk mendukung kemandiriannya.

“Misal disabilitas. Kalau dulu kan hanya kursi roda saja, nah kalau sekarang lengkap, kursi roda tetap diberikan. Kemudian juga diberikan kebutuhan lainnya untuk masa depannya, misal pelatihan dan bantuan usaha dan lainnya,”paparnya.

Untuk itu masih kata Agus, meski baru dikembangkan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Dimana hasil assesmen tersebut, nantinya akan dibiayai sepenuhnya oleh Kementrian Sosial (Kemensos) melalui Sentral Budi Perkasa Palembang.

“Tahun ini, kita dapat jatah sebanyak 2.000 assesmen. Kalau sejauh ini sudah ada sekitar 50-60 assesmen yang masuk, tapi baru 40 kasus yang sudah direalisasikan. Untuk itu, seluruh pegawai Dinsos dan mitra kita kenalkan dengan assesmen,”pungkasnya. (ky)