Ketua Presidium JKPI:  Setiap Kota Punya Narasi dan Domestik Market

HEADLINESRIWIJAYA.COM.- 

LUBUKLINGGAU – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) berlangsung di Kota Palembang. Rakernas dihadiri oleh 73 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Wakil Walikota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar hadir di acara tersebut. Acara yang dibuka Wakil Gubernur Sumatera Selatan itu berlangsung di Hotel Aryaduta Palembang pada Kamis (3/11/2022).

Menurut Dr H Bima Arya Sugiarto yang merupakan Ketua Presidium JKPI, bangsa Indonesia memiliki sejumlah keunggulan daripada negara-negara lain. Dua keunggulan bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Bima Arya menjelaskan, keunggulan pertama yakni setiap kota punya narasi. Dan keunggulan yang kedua dimiliki bangsa Indonesia adalah domestik market.

“Beberapa negara harus mengincar domestik turisme luar, sedangkan di Indonesia target domestiknya tidak mesti turis dari luar,” ujar Bima Arya.

Dia juga mengatakan, kekayaan alam bisa habis. Demikian pula dengan sember daya alam (SDA). Dan penurunan inflasi bisa saja terjadi setuap saat.

“Akan tetapi sumber cagar kebudayaan tidak akan pernah ada habisnya dan bisa menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya menjelaskan terkait dengan kebudayaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sangat berkoimtmen untuk melestarikan budaya.

“Siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan kita, kalau bukan kita sendiri. Pastinya Pemprov Sumsel sangat berkomitmen dalam melestarikan budaya,” tegasnya Wakil Gubernur.

Dalam kesempatan itu Walikota Palembang, H Harnojoyo menerangkan sedikitnya ada 23 fakta sejarah yang mendukung kita Palembang sebagai kota pusaka.

Ia juga mengucapkan selamat datang kepada peserta Rakernas JKPI. Sekaligus pula mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya kota Palembang sebagai tuan rumah Rakernas IX JKPI tahun 2022.

Di acara Rakernas tersebut sejumlah kegiatan dilaksanakan. Disamping Rakernas dan seminar Nasional, juga dilaksanakan karnaval budaya. Kemudian dilaksanakan acara pertunjukan seni, permainan tradisional, pameran da safari subuh.(rls)