Wako Bukittinggi :agar masyarakat disiplin membuang sampah sesuai jadwal 

HEADLINESRIWIJAYA.COM

Bukittinggi-Untuk memaksimalkan efektifitas pengangkutan sampah oleh armada truck Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi,

Menyikapi hal tersebut Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mngeluarkan Edaran tentang perubahan jadwal Pembuangan Sampah Dan pengangkutan sampah Kota Bukittinggi ke TPA Reginal Payakumbuh.

Setiap pelaku usaha kegiatan, rumah tangga, sekolah, perkantoran dan rumah ibadah agar mengeluarkan sampahnya dalam kondisi terbungkus.

Kemudian Sampah dikeluarkan dan diantar ke tempat penampungan sementara (TPS) mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB

Sedangkan Pengumpulan sampah oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi di TPS dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB (sore) sampai dengan pukul 22.00 WIB trip 1 (satu), pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB (dini hari) trip II (dua)

Untuk usaha/kegiatan yang beroperasional sampai larut malam, membuang sampah paling lambat pukul 03.00 WIB. Penyisiran oleh petugas penyapuan dan betor dari pukul 04.00 WIB sampai dengan pukul 06.00 WIB.

Sedangkan Penjemputan sampah komplek perumahan / permukiman oleh petugas betor dimulai pukul 09.00 WIB (pagi) sampai 11.00 WIB (siang), atau sesuai dengan kesepakatan warga dengan petugas betor, untuk itu warga diminta mengeluarkan sampah sesuai dengan jadwal penjemputan yang telah ditentukan.

Dalamm Edaran tersebut Pemilik toko dilarang membuang sampah ke jalan raya. Pemilik toko agar mengemas sampah toko ke dalam karung atau tong sampah dan mengeluarkan sampahnya sesuai dengan jadwal yang tertera ,Pemilik toko agar membersihkan lingkungan toko sebelum meninggalkan toko.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi Syfnir ketika dihbungi mmemjelaskan produksi sampah Kota Bgukittinggi saat ini berkisar 120 sampai 126 ton perhari d d yang diangkut ke TPA Regional Payakumbuh.

“Untuk itu kepada masyarakat dan semua pihak agar disiplin dengan jadwal pembuangan sampah sehigga Kota Bukuttinggi tetap bersih sebagai Kota tujuan wisata.” harap Syafnir.( Anasrul )

 

 

.