HEADLINESRIWIJAYA.COM.-
Palembang– Satlantas Polrestabes Palembang berhasil mengamankan dua Unit Kendaraan Mobil mewah Ferrari dan Mitsubishi Pajero Yang diduga Melakukan Aksi Balap Liar.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh Sat Lantas Polrestabes, Palembang, atas dugaan melakukan balap liar di Jalan Kol Burlian, dua pemilik mobil, Ferrari sport bernopol B 41 NI bewarna Merah dan Pajero Dakar bernopol BG 1679 ML bewarna hitam, diamankan ke Polrestabes, Palembang, Minggu, (15/10/2023), sore.
Kapolrestabes, Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasat Lantas, Kompol Emil Ade Putra mengatakan benar hari ini Satlantas Polrestabes, Palembang telah mengamakan dua mobil Ferrari dan Pajero sport yang viral di media Sosial (medsos), diduga melakukan Balap Liar.
” Sudah kita amankan dua mobil diduga balap liar, jenis kendaraan sedan Ferarri dan mobil Pajero sport, kegiatan melebihi batas kecepatan di Jalan kol Burlian, Jumat Malam, sekitar pukul 22.00,” katanya.
Ketika ditanya soal siapa pemiliknya, Sambungnya, untuk kedua pengendara yakni Muhamad Tri dan Ahmad Fikri ” hingga saat ini informasi yang kami dapat dan hasil pemeriksaan ya itu namanya pengendaranya, Muhamad Tri dan Ahmad Fikri,” katanya sambil mengatakan bukan pemiliknya.
Kembali ketika ditanya apakah mobil ini merupakan milik Dadang Suami Owner Daviena Skincare, Emil menuturkan, dirinya tidak mengetahui itu, namun dari STNK mobil Ferrari itu bernama Milik perusahaan. ” Dan untuk kelengkapan kendaraan sopir dan kendaraan di lengkapi STNK dan SIM,” katanya.
Lebih jauh Emil mengatakan, jadi terjadi balap liar ini, kedua pengendara mobil tersebut, baru saja pulang dari daerah dan bertemu di TKP (tempat kejadian Perkara), lalu melakukan balap liar tersebut. ” Namun dari pengakuan kedua mereka hanya ngetes kecepatan mobil Ferrari,”tegas Emil.
Hingga kini kedua pengendara mobil tersebut, lanjut Emil, diberikan sanksi tilang, “Kita berikan sanksi tilang kepada dua pengendara, pasal 287 dan 297, undang-undang lalu lintas. Sedangkan untuk kedua mobil sudah diamankan, “tutupnya (yan)
