TINGKATKAN SDM, PEMKAB LIMAPULUH KOTA GANDENG UNIVERSITAS TERBUKA

Headlinesriwijaya.com

Limapuluh Kota, – Tingginya kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci keberhasilan pelaksanaan fungsi pemerintahan dan pembangunan daerah.

Menyadari hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota terus mengembangkan sayap untuk berkerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Terbaru Pemkab Limapuluh Kota menggandeng Universitas Terbuka (UT) untuk penyediaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen kerja sama itu diwujudkan dalam penandatangan Nota Kesepahaman/ (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemkab Limapuluh Kota dengan UT, yang ditandatangani oleh Bupati Limapuluh Kota dan Wakil Rektor UT Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama Rahmat Budiman, Ph.D, pada Minggu (12/06/2022) di Convention Center Truntum Hotel, Padang.

Penandatangan MoU ini berlangsung dalam rangkaian acara wisuda 600 sarjana lulusan Unit Program Belajar Jarak Jauh – Universitas Terbuka (UPBBJ -UT) Padang.

Terwujudnya nota kesepahaman itu menyusul MoU sejenis dengan Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Padang dan Universitas Muhammadyah Sumatera Barat.

Kerja sama yang terjalin juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Secara umum butir-butir Nota Kesepahaman meliputi kerja sama penyelenggaraan program-program di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia, serta pelaksanaan pendampingan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bupati Safaruddin dalam sambutan di momen wisuda UT dan penekenan MoU itu menyampaikan selamat atas wisuda 600 sarjana lulusan UPBJJ-UT Padang. Selanjutnya, Bupati Safaruddin menyampaikan sesuai Visi Kabupaten Limapuluh Kota dalam mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani Beradat dan Berbudaya dalam kerangka adat Basandi Syarak Syarak Kitabullah, terdapat tiga kata kunci yang ingin dicapai yaitu Madani, Beradat, dan Berbudaya. Ketiganya bisa diwujudkan dengan membangun kerja sama pemerintah , pemerintah daerah serta institusi lainnya seperti perguruan tinggi.

“Kerjasama yang dibangun antara pemerintah daerah dengan UT merupakan upaya memberikan akses pendidikan terbuka dan berkualitas tentunya perlu didukung kedua belah pihak,”jelas Bupati Safaruddin.

Kesepakatan ini tentunya dapat dilakukan dengan sinergitas program antara kedua institusi terutama meningkatkan kualitas SDM. Lebih lanjut Bupati berharap Nota Kesepahaman ini akan dilanjutkan dengan komitmen perjanjian kerjasama antara organisasi perangkat daerah lingkup Kabupaten Limapuluh Kota dengan pelbagai program studi di UT.

Turut menyaksikan penandatangan MoU antara lain Direktur Universitas Terbuka Padang Prof.Karnedi, Asisten I Herman Azmar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Wiradinanta F.

Di bagian lain Bupati Safaruddin turut mengajak kepada para ASN di Pemkab Limapuluh Kota yang ingin melanjutkan pendidikan ke strata lebih tinggi, maka UT salah satu solusinya.

“Metode pembelajaran jarak jauh yang dipakai oleh Universitas Terbuka tentunya dapat mempermudah para pegawai untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih fleksibel dan efektif”, kata Bupati Safaruddin.

Sementara itu, Rektor UT melalui Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja sama, Rahmat Budiman mengapresiasi Pemkab Limapuluh Kota yang menjadikan sektor pendidikan salah satu program prioritas di Limapuluh Kota.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa sistem perkuliahan UT yang fleksibel dengan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh dapat menjadi solusi bagi mahasiswa yang berasal dari daerah yang termasuk dalam kategori 3T (Terdepan, Tertinggal, Terpencil) untuk ikut mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Dia mengungkapkan selama masa Pandemi, UT yang merupakan pionir dalam pembelajaran jarak jauh tentunya menjadi rujukan dalam penerapan sistem pendidikan daring tersebut.

“Limapuluh Kota akan menjadi mitra strategis Universitas Terbuka dalam upaya mewujudkan 500.000 mahasiswa di masa yang akan datang”, ucapnya. ( afif/kominfo )