Sungsang jadi Tujuan Wisata Baru

HEADLINESRIWIJAYA.COM.
BANYUASIN – Tekad Bupati Banyuasin untuk menjadikan Desa Sungsang tidak lagi sebagai daerah terluar yang terisolir diwujudkan dengan di launchingnya kawasan Sungsang sebagai Desa Wisata, Destinasi Wisata dan Potensi Destinasi Wisata. Launching ini digelar dengan pembukaan Festival Kapal Nelayan Hias yang gelar secara meriah di Dermaga Kritis Desa Marga Sungsang.

Bupati Banyuasin, Askolani optimis Desa Sungaang akan dapat menjadi tujuan wisata menyaingi Lampung yang saat ini sering dikunjungi masyarakat Kota Palembang.

“Keberadaan desa tertinggal di dekat pesisir pantai syringe dipandang sebelah mata. Tapi jangan salah karena jika dikelola, desa ini bisa menjadi destinasi wisata yang istimewa, ”urainya.

Beliau menambahkan kepemimpinannya beliau bertekad untuk membangun semua yang dibutuhkan untuk mewujudkan Sungsang sebagai Desa Wisata dan Destinasi tujuan wisata paling diminati kedepannya. “Kita hari ini mengundang Kepala Dinas Pariwisata Prov.Sumsel, agar dana dari Pemerintah Provinsi dapat mengalirkan dana untuk pembangunan wisata di Banyuasin. Kita juga akan meminta maaf kepada Pemerintah Pusat”, ujarnya.

Beliau selalu menekankan ‘kita boleh tidak punya dana, tapi kita tidak boleh kehilangan akal untuk mewujudkan impian’. Askolani mengajak semua pihak untuk bisa mendukung upaya yang akan dilakukan jajaran Pemkab Banyuasin untuk menyediakan fasilitas infrastruktur pariwisata yang mumpuni di kawasan Desa Sungsang.

Sejalan dengan arahan Bupati Banyuasin, dalam laporannya Camat Banyuasin II, Salinan, S.Sos., M.Si menyampaikan penyelenggaraan festival kapal nelayan hias sungsang Tahun 2020 yang diselenggarakan secara gotong royong oleh semua unsur forkompinda dan masyarakat sungsang. “Seperti anjuran bapak Bupati untuk menjalankan gotong royong dalam hal baik apapun, kegiatan ini pun terselenggara hasil gotong royong Danramil, kapolsek, Kapolairud, Kepala Desa dam seluruh masyarakat Sungsang” jelasnya.

Festival kapal hias nelayan dilaksanakan selama 3 hari sejak Sabtu (12/12) lalu. Selain festival kapal hias, dalam rangka berbagai peringatan Hari Ibu tahun 2020 juga digelar kegiatan seperti: Lomba lagu mars PKK, lomba busana kreatif, pagelaran seni dM budaya sungsang, serta lomba busana tradisional sungsang dan pameran produk UMKM yang dinyanyikan selama 3 hari.(*)