HEADLINESRIWIJAYA. COM.
BUKITTINGGI–Menumpuknya sampah diberbagai titik lokasi dalam kota Bukittinggi pasca bencana alam, Wali Kota Ramlan Nurmatias mengimbau warganya untuk sementara mengelola sampah secara mandiri.
Himbauan itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, ketika meninjau sampah yang menumpuk di berbagai lokasi bersama stafnya Selasa (2/11/2025).
Ajakan itu ia sampaikan menyusul terganggunya proses pengangkutan sampah akibat akses menuju TPA Regional Padang terputus pascabencana.

“Selama ini Bukittinggi bergantung pada TPA Regional Padang sebagai tempat pembuangan akhir. Terputusnya akses pascabencana membuat pengelolaan sampah terkendala,” kata Ramlan.
Pemerintah Kota Bukittinggi lanjutnya, kini tengah mencari solusi alternatif, termasuk mengirim surat kepada Gubernur Sumatera Barat untuk meminta dukungan kementerian terkait dalam membuka akses ke TPA Regional Payakumbuh. Dengan begitu, Bukittinggi dapat membuang sampah ke lokasi tersebut untuk sementara waktu.
“Karena itu kami mengimbau masyarakat melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan masing-masing hingga akses menuju TPA Regional Payakumbuh kembali dibuka. Kami berharap masyarakat memahami situasi ini dan menjaga kebersihan kota secara bersama,” ujarnya.(rdw)
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengimbau warganya untuk mengelola sampah yang menumpuk secara mandiri dirumah masing -masing jelang tebukanya akses jalan ke TPA Sampah.
Sampah yang menumpuk disejumlah lokasi ketika ditinjau Wali kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama stafnya Selasa (2/11/2025). Ridwan
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengimbau warganya untuk mengelola sampah yang menumpuk secara mandiri dirumah masing -masing jelang tebukanya akses jalan ke TPA Sampah.






