Keluang – muba, Penemuan Korban Tenggelam, Pada hari ini Senin 08 Nopember 2021 PKL. 08.30 wib di Sungai Kebun Duren Desa Tanggaro Kec. Keluang Kab. Muba telah ditemukan Korban tenggelam an. Sunarto Bin Sikimin (30) Pekerjaan Tani Alamat RT. 01, Dsn 1 Desa Mulyo Asih,
Yang tenggelam pada hari Minggu 07 Nopember 2021 PKL. 11.30 wib di Sungai Kebun Duren, Pertama kali ditemukan oleh Eko (19) pekerjaan Tani Alamat Sukamaju Kec. sungai Lilin.(hubungan dengan korban sebagai rekan pencari gelam), Pada saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal Dunia di dalam air, dengan posisi berdiri condong kedepan, tangan sebelah kiri memegang akar dan kedua belah kaki menyangkut pada pelepah kelapa sawit, Korban langsung dibawa kerumah duka yang beralamat di RT. 01 Dsn. 1 Desa Mulyo Asih dan diterima oleh Istri Korban Reni Rahayu Widia Ningsih (35) pekerjaan Ibu rumah Tangga,
Keluarga menolak untuk dilakukan VER maupun Autopsi terhadap korban, dan bersedia membuat surat pernyataan tidak dilakukan VER/Autopsi, Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dengan apa yang terjadi terhadap korban adalah sebagai musibah.
Keluarga menolak untuk dilakukan VER maupun Autopsi terhadap korban, dan bersedia membuat surat pernyataan tidak dilakukan VER/Autopsi, Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dengan apa yang terjadi terhadap korban adalah sebagai musibah.
langsung dikebumikan pada hari ini Senin (08/11/21) di TPU Mulyo Asih, turut menyaksikan dan membenarkan keterangan keluarga Korban bahwa tidak bersedia dilakukan VeR dan atau Autopsi Yudianto (Kadus 01), 34 th, Mujaroh (RT. 01), 35 th, Tani, Alamat RT. 01 Dsn. 01 Desa Mulyo Asih, Mujiono (Tokoh Masyarakat), 60 th, Wiraswasta, Alamat RT. 02, Dsn. 01 Desa Mulyo Asih
Sodingun (Anggota Dewan Muba/Tokoh Masyarakat), 58 th, Alamat RT. 08, Dsn. 04 Desa Mulyo Asih.

Saksi yang mengetahui pertama kali korban ditemukan Suwatno, 40 th, Samidi, 47 th, Puji Rasmono, 38 th, alamat Desa Mulyo Asih.

Sebelumnya Telah terjadi peristiwa diduga orang tenggelam di Sungai Kebun duren Desa Tegal Mulyo/A4 Kec. Keluang Kab. Muba, Menurut keterangan Saksi di TKP yang bersama korban saat itu Pada hari Minggu tanggal 07 November 2021 sekira pukul 12.00 WIB. korban atas nama SUNARTO seperti biasa bekerja menyebrangi sungai kebun duren dengan cara berenang tanpa alat bantu , apapun untuk mengambil kayu gelam, namun pada saat korban menyebrangi sungai tersebut, korban berenang tidak sesuai jalur biasa nya akan tetapi korban berbelok mengarah ke kanan sungai Saksi pun tidak tahu korban berbelok karena arus sungai atau sengaja, saat itu pula korban SUNARTO hanya terlihat kepala nya saja dengan jarak antara saksi RUDI yang melihat secara langsung kurang lebih 20 meter, karena korban tidak menunjukkan seperti orang tenggelam atau tidak meminta tolong Saksi RUDI pun tetap menunggu di tepian sungai hingga pukul 17.00 wib. Merasa curiga karena korban SUNARTO tak kunjung pulang ketepian ( tidak ada kabar) saksi pun Pulang menuju Desa Tegal Mulyo A4 untuk memberitahukan kejadian tersebut, Setelah itu sekira pukul 21.30 wib, pihak keluarga dan kerabat korban melakukan pencarian di sungai kebun Duren tempat dimana diduga korban tenggelam akan tetapi karena terkendala cuaca hujan dan kurang peralatan sehingga pencarian tersebut tidak ada hasil, kemudian Ketua RT memberitahukan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian Sektor Keluang,
Sekira pukul 23.00 wib pihak kepolisian sektor Keluang bersama Bhabinkamtibmas Desa Tegal Mulyo A4/A5 dan warga mendatangi TKP untuk melakukan pencarian terhadap korban yang di duga tenggelam hingga pukul 03.30 Wib akan tetapi karena akses jalan yang ditempuh menuju sungai tergenang banjir yang cukup tinggi akibat hujan deras dan kurangnya peralatan sehingga pihak kepolisian dan warga sepakat untuk pencarian di lanjutkan esok hari.adapun dalam melakukan pencarian korban anggota polsek keluang AIPDA MULYA HIDAYAT, SH (Bhabinkamtibmas) BRIPKA MISWADI, BRIPTU RALDO ANDIKA MANDASIA, dan BRIPTU MANDA WIJAYA Keluarga Korban beserta warga
Dihubungi melalui whatsaap Kapolsek Keluang AKP Dwi Rio Andrian,Sik membenarkan kronologi Terjadinya Korban Tenggelam “saya berharap dalam situasi apapun kita harus bisa melihat keadaan, jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan yang membahayakan diri sendiri jangan dilakukan, semua buat pelajaran kita semua semoga almarhum diterima disisi Allah,swt”ungkapnya (red)
