Pengeringan Tahap Dua Kemungkinan Mundur, Dampak Jebolnya Dinding Irigasi

HEADLINESRIWIJAYA.COM

LUBUKLINGGAU – Jebolnya dinding air irigasi Kelingi-Tugumulyo yang berada di antara ruas BK 0 sampai ruas BK 1 di daerah Taba Pingin, Kota Lubuklinggau mulai dilakukan perbaikan, Senin (18/1). Perbaikan dilakukan dengan menurunkan satu unit mobil alat berat. Diawali dengan proses penimbunan.

Dinding irigasi tersebut jebol pada Minggu sore bersamaan dengan dibukanya kembali bendungan air di Watervang. Sebelumnya sudah empat bulan terakhir dilakukan pengeringan tahap pertama air irigasi. Itu karena adanya program rehabilitasi daerah aliran irigasi Kelingi-Tugumulyo. Otomatis jebolnya dinding irigasi, akan berdampak dengan mundurnya jadwal pengeringan tahap kedua.

“Memang kondisi dinding belum kita lakukan perbaikan, belum dalam tahap perbaikan. Itukan rencana tahap dua. Mungkin pori-pori airnya masuk karena karena lama dikeringkan, ya kondisi tanggulnya juga begitu. Dibawah ada gorong-gorong lama,” kata Pelaksana Teknik BBWS Sumatera VIII, Nuzlan.

Dijelaskannya, pengeringan tahap awal sudah menyelesaikan pengerjaan lantai mulai dari BK 0 sampai dengan jembatan di Siring Agung. Dan dengan selesainya pengeringan tahap awal tersebut, pada Minggu (16/1) sempat dilakukan pembukaan aliran air dari bendungan Watervang. Namun disaat pembukaan itu adanya dinding air irigasi yang jebol.

“Tahap awal kemarin sudah kita buka untuk dialirkan selama empat bulan, diberikan kesempatan ke petani untuk satu kali panen baik sawah maupun kolam. Memang kondisi dinding belum kita perbaiki, itu rencana tahap dua,” timpalnya.

Lebih lanjut, adanya dinding irigasi yang jebol tersebut otomatis proses pengeringan tahap kedua kemungkinan akan mundur dari jadwal. Kemungkinan mundurnya menyesuaikan dengan masa perbaikan. Tadinya ditahap awal pengaliran air dilakukan empat bulan. Dan dilanjutkan pada 16 Mei yakni penutupan kembali untuk pekerjaan tahap kedua sampai dengan Desember akhir.

“Dinding yang jebol akan kita perbaiki depan belakang (Double). Kita semaksimal mungkin, sekuat mungkin menyelesaikannya. Kemarin sudah kita buka jadwalnya, ternyata ada rembesab. Karena dinding belum kita perbaiki memang,” pungkasnya.(arz)