HEADLINESRIWIJAYA.COM. TANAH DATAR— Pengelola objek wisata pemandian air angek padang ganting minta maaf kepada masyarakat yang akan berkunjung kepemandian air angek Padang Ganting karena Dari tanggal 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 di tutup Sementara
Sesuai dengan Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 48 Tahun 2020 Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor : 06/ED/GSB-2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat dan wajib menjadi pedoman pelaku wisata di Tanah Datar.
Pengelola Objek Wisata Pemandian Air Padang ganting, Amril Agus me nyebutkan penutupan objek wisata pemandian air Angek juga sebagai kepedulian kita untuk mencegah jangan sampai terjadi pula penyebaran covid 19, kepada pengunjung pemaian Air Angek karena selama ini pemandian Air Angek diyakini sudah banyak menyembuhkan berbagai penyakit seperti penyakit stroke, gatal gatal kudis, panu dan stroke bagi yang sudah mandi dipemandian air angek tersebut dan sudah merasakan mampaatnya.
Karena itulah objek pemandian air angek selalu menjadi daerah kunjungan dari masyarakat dan dalam satu hari jumlah mencapai 300 orang perhari tidak saja dari daerah Tanah Datar dan juga dari berbagai Kabupaten Kota lainnya di Sumatera Barat seperti Bukittinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Riau termasuk juga dari touris asing yang datang dengan mobil pribadi, Bus pariwisata maupun bus angkutan kota dan bus umum dan puluhan pengendara roda dua lainnya mulai dari pagi sampai malam mandi dipemandian air angek ini.
Bahkan setiap hari selasa dan sabtu jumlah pengunjung terus meningkat karena pada hari tersebut airnya lebih panas dan biasanya pada hari sabtu dan selama malam tersebut ujar pengelola objek wisata jumlah pengunjung mencapai 500 orang bahkan lebih dan pengunjung biasanya mandi sampai jam 24.00 wib. dan datang mulai dari jam 17.00 wib dan jumlah pengunjung yang mandi pada malam tersebut biasanya bapak dan ibu diatas umur 40 tahun dan kalau untuk muda mudi biasanya datang siang hari.
Dan lokasinya sekitar 17 km dari Kota Batusangkar dan sekitar 27 km jika anda datang dari Kota Sawahlunto dan sekitar 15 km dari jalan utama Lintau menuju Batusangkar.
Walaupun Pemandian tempat pemandian objek wisata air angek tersebut masih sederhana dan tempat mandi tersebut dipisahkan tempat pemandian laki maupun perempuan. Tapi juga kepada pengunjung sebelum mandi diingatkan juga untuk makan lebih dulu dan kalau ada dari pengunjung yang pingsan dan pihak keluarga yang membawa jangan panik dan biarlah dulu mungkin karena kecapean dan biasanya mereka belum makan. Sehingga ikut mempengaruhi fisik dan staminana waktu berendam di air panas tersebut (M.DT)






