Menteri Pariwisata RI Kagumi Bukittinggi dan Puji Nilai Historis Jam Gadang Untuk Dipromosikan Hingga Internasional

Bukittinggi, Headline sriwijaya. com- Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, sambut kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di pusat kota Jam Gadang, Rabu (29/04).

Kunjungan Menpar RI ini, juga diikuti Anggota DPD RI, Irman Gusman.

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana kunjungi Jam Gadang

Kementerian Pariwisata menyerap aspirasi daerah untuk pengembangan destinasi, mencakup investasi, infrastruktur, promosi serta penyelenggaraan event, termasuk Bukittinggi.

Pemerintah pusat juga mendorong penyusunan travel pattern dan paket wisata yang dapat dipasarkan hingga ke expo internasional.

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan, kekagumannya terhadap nilai sejarah dan keunikan Jam Gadang yang telah melalui masa Belanda dan Jepang hingga pasca kemerdekaan dengan ornamen Rumah Gadang atau atap gonjong nya. Tahun ini, Jam Gadang juga genap berusia 100 tahun, memperkuat posisinya sebagai ikon bersejarah.

“Kami sangat senang bisa hadir ke sini, karena Jam Gadang ini sangat ikonik dan punya nilai historis yang tinggi. Tahun ini juga genap 100 tahun. Kami di Kementerian mendukung kegiatan yang akan diselenggarakan, termasuk rencana event pada bulan Juni mendatang. Fokus kami saat ini adalah membantu dari sisi promosi, penyelenggaraan event, serta mendorong paket wisata agar bisa dipasarkan hingga ke expo internasional. Kami juga datang untuk mendata dan menyusun strategi agar destinasi seperti Bukittinggi bisa semakin dikenal di mata internasional,” ujarnya.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyampaikan, Bukittinggi dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah. Kota ini memiliki rekam jejak sebagai pusat pemerintahan pada berbagai masa, mulai dari era kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa PDRI. Dengan kekayaan tokoh dan bukti sejarah yang ada, diperlukan penguatan dokumentasi dan pencatatan agar Bukittinggi semakin dikenal sebagai kota pejuang.

“Dalam upaya menuju pengakuan internasional, pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah pengusulan ke UNESCO. Momentum 100 tahun Jam Gadang dimanfaatkan untuk melengkapi dokumen pendukung. Saat ini, pengusulan dilakukan secara bertahap, mencakup sejumlah kawasan seperti Silokek, Geopark Silokek, dan Geopark Sianok Maninjau, dengan target pengakuan dari tingkat nasional hingga internasional,” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kehadiran Menteri Pariwisata di Kota Bukittinggi menjadi momentum penting dalam persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang.

Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Menteri Pariwisata ke Sumatra Barat dan dimanfaatkan untuk melihat langsung potensi pariwisata serta kesiapan daerah dalam menyambut event 100 tahun Jam Gadang.

Alhamdulillah kunjungan ini langsung ke Bukittinggi. Momentum ini kita manfaatkan untuk mempersiapkan 100 tahun Jam Gadang dan beliau mendukung penuh kegiatan ini, termasuk rencana seminar internasional dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bukittinggi menargetkan promosi kota ke tingkat internasional melalui berbagai kegiatan, termasuk seminar yang akan menghadirkan tokoh seperti Hamengkubuwono X dan Ahmad Syafii Maarif.

Selain itu, dukungan lintas instansi, termasuk InJourney, akan dimaksimalkan untuk memperkuat promosi dan peningkatan kualitas pariwisata dengan harapan Bukittinggi semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah. (rdw/kmf)