Jalan Lintas Palembang-Betung Ditutup Selama 12 hari, ini penjelasan  Kasat Lantas Polres Banyuasin

HEADLINESRIWIJAYA.COM

BANYUASIN. – Rencana Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin bersama Dinas Perhubungan dan Balai Besar Angkutan Darat Kementerian Perhubungan yang akan menutup sementara jalan lintas yang menghubungkan Palembang-Betung selama 12 hari, segera ditutup.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam kepada media , menjelaskan penutupan sudah  dilakukan mulai Senin, 5 September.

Penutupan jalan negara itu lantaran adanya proyek pemasangan jembatan jalan tol di KM 24 Kabupaten Banyuasin.

AKP Ricky Mozam mengatakan hasil rapat bersama dengan Waskita, Dishub, dan Balai Besar Angkutan Darat Kementerian Perhubungan, jika penutupan jalan dilakukan pada Senin dinihari atau pukul 01.00 WIB.

Untuk jalan alternatif yang dilewati pengemudi kendaraan, bisa melintasi jalan-jalan kecil kerena teknis penutupan dengan cara buka tutup, yakni 30 menit ditutup dan 30 menit kemudian dibuka, begitu seterusnya.

Dijelaskan AKP Ricky Mozam, sistem buka tutup 30 menit ini akan dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Pastinya, kata Kasat, penutupan jalan negara ini, karena  ada 12 glider atau jembatan beton yang akan dipasang di lokasi tersebut. Estimasinya, satu hari dikerjakan satu glider.

“Waktu yang dimakan 12 hari untuk pemasangannya, jika lebih cepat kami minta dipercepat. Kemungkinan kurang dari 12 Hari,” tambah dia.

Waktu pelaksanaan pemasangan jembatan beton ini akan dilakukan mulai pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB.

“Karena jam 04.00 mulai ada aktifitas angkutan barang dari dan ke pasar. Kita pantau juga jumlah kendaraan yang melintas melalui ETLE,” terang dia.

Satlantas Polres Banyuasin sendiri akan menyediakan jalan alternatif yang bisa digunakan secara emergency untuk kendaraan kecil.

“Kendaraan besar kita harapkan untuk mengantre dan kita sebar personel untuk antisipasi kendaraan yang melawan arus,” pungkasnya.  (*)