Headlinesriwijaya.com
Payakumbuh — Sepuluh hari berselang pasca longsoran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Regional Payakumbuh, masalah sampah menjadi sesuatu yang serius dan perlu segera dicarikan solusi penanganannya.
Menyingkapi permasalahan tersebut, Forkopinda kota Payakumbuh kembali menggelar rapat koordinasi terkait permasalahan sampah di Kota Payakumbuh yang sudah masuk kategori Darurat. Bertempat di Pos Polisi Payakumbuh. Kelurahan Daya Bangun Payakumbuh Barat kota Payakumbuh. Sabtu (30/12/2023). Malam.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Pj Walikota Payakumbuh Jasman dan dihadiri oleh Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha, Kapolres Payakumbuh Akbp Wahyuni Sri Lestari, Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus, Kajari Payakumbuh Slamet Haryanto, Sekda Payakumbuh Rida Ananda, Sekda 50 Kota Herman Azmar Opd terkait dan Camat beserta Lurah se-Kota Payakumbuh.
Pj Walikota Payakumbuh Jasman menyampaikan keprihatinannya terkait insiden lonsor di TPA dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. “Situasi ini menuntut kerjasama dan kedisiplinan kita semua. Mari kita hindari membuang sampah di tempat yang tidak semestinya, sementara Pemko bekerja keras untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan segera,” ucap Jasman.
Pemerintah kota, melalui Pemko Payakumbuh, telah melakukan langkah-langkah darurat untuk menangani dampak lonsor dan menutup sementara TPA yang terdampak. Langkah-langkah ini melibatkan petugas kebersihan, pihak terkait, dan melibatkan masyarakat dalam upaya bersama menjaga kebersihan.
Pemko tengah mencari solusi cepat untuk mengatasi permasalahan sampah ini, untuk itu warga diimbau untuk tetap tenang dan berpartisipasi aktif dalam upaya menjaga kebersihan kota.
Pj Walikota berharap agar dengan kerjasama semua pihak, situasi ini dapat segera teratasi dan kota Payakumbuh kembali ke kondisi normal dalam waktu yang sesingkat mungkin, sebutnya.
Sementara itu Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha bersama unsur forkopinda mendukung penuh upaya yang sedang dilakukan Pemkot Payakumbuh dalam upaya mencari solusi terbaik dan paling efektif untuk menangani situasi ini.
Disebutkan Letkol Adri, saat ini banyak TPS yang sudah overload sampai memenuhi badan jalan. Kalau sampah sudah menumpuk, banyak akibat yang ditimbulkan mulai dari penyakit, lalu lintas juga karena menghalangi badan jalan, imbuhnya.
Masalah sampah ini adalah masalah kita bersama, untuk itu dirinya bersama rekan rekan forkopinda lainnya memberikan usulan Pemko Payakumbuh agar dapat segera mencari lahan baru. Menurutnya Kabupaten 50 Kota memiliki daerah. yang luas dan dapat dimanfaatkan sementara waktu.
Beberapa upaya dari hulu ke hilir salah satunya mengelola sampah, meminta masyarakat untuk memilah sampah, pisahkan sampah organik, anorganik terus kita dukung dan upayakan dan menjadi kewajiban di masyarakat, pungkasnya.(pendim0306/*)
