Calon Bupati Solok Iriadi, Menyangkal Menggunakan Alat Bantu di Jantung oleh TIM kesehatan IDI Padang

Haedline Sriwijaya.Com, Solok – Setelah melakukan rangkaian Teskesehatan Pilkada Langkah Iriadi Dt Tumanggung sebagai bakal calon Bupati Solok terhenti. Tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan bahwa Iriadi Dt Tumanggung tidak layak mengikuti tahapan pilkada selanjutnya, karena masalah kesehatan.

Anggota KPU Kabupaten Solok Defil menyatakan bakal calon bupati Iriadi Dt Tumanggung berdasar rekomendasi IDI tidak bisa mengikuti pada tahapan pilkada selanjutnya. Alasannya, Iriadi Dt Tumanggung menghadapi masalah di jantung.

“Berdasar penjelasan IDI, dalam melakukan aktivitas sehari-hari, yang bersangkutan (Iriadi Dt Tumanggung) memakai alat bantu. Kalau dipaksakan menjadi calon sampai menjadi bupati bisa mengakibatkan kematian mendadak,” ujar Defil di kutip pada JawaPos.com, Selasa (15/9).

Namun Iriadi berpasangan dengan Agus Syahdeman. Bakal pasangan calon (bapaslon) yang diusung oleh PDIP, Partai Demokrat dan Hanura menyangkal apa yang di nyatakan IDI Sumbar. ” kita tidak pernah pakai alat pompa jantung. Melihat barangnya belum pernah.Apakah IDI Sumbar salah orang,” Jelas Iriadi kepada Media HeadlineSriwijaya.Com melalui Via WhatsAAp, Senen(21/09/2020)

” Ia melalui Tim kita akan melapokan ke bawaslu Propinsi Sumbar dan Pusat apa yang sudah di rekomendasikan IDI Padang ke.KPU Solok agar dapat di tinjau ulang kebenarannya. karena kami sebagai wakil calon Bupati merasa dirugikan atas apa yang dilakukan IDI Padang tidak pernah memakai alat Bantu Jantung, apa lagi melihat barangnya,” Tegas Iriadi Calon birokrat yang sudah malang melintang sebagai Penyelenggara Pilkada kabupaten Muba dan di propinsi Sumatera Selatan. (Tim)