BUKITTINGGI, HEADLINESRIWIJAYA.COM – Pemerintah Kota Bukittinggi segera meluncurkan program unggulan Angkutan Sekolah Gratis. Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Bukittinggi dengan Organda dan koperasi angkutan umum di Kantor Dinas Perhubungan, Kamis (01/10).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Elza Aulia, mengatakan program ini merupakan turunan dari program Pendidikan Gemilang dan menjadi salah satu program yang paling ditunggu masyarakat.
“Kita sudah melalui berbagai tahapan. Mulai dari perencanaan, pendataan siswa, sosialisasi awal, hingga verifikasi angkutan. Launching akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar Elza.
Sistem Karcis dan 874 Pelajar Terdata
Elza menjelaskan, sistem layanan akan menggunakan karcis. Pihak Dishub menyalurkan karcis ke sekolah, kemudian sekolah membagikan kepada pelajar yang telah terdata. Setiap siswa akan mendapatkan dua hingga empat karcis per hari untuk keperluan berangkat dan pulang sekolah.
Saat ini, sebanyak 874 pelajar SMP telah terdata bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi. Rinciannya, SMPN 1 sebanyak 206 pelajar, SMPN 2 sebanyak 75 pelajar, SMPN 3 sebanyak 19 pelajar, SMPN 4 sebanyak 176 pelajar, SMPN 5 sebanyak 23 pelajar, SMPN 6 sebanyak 26 pelajar, SMPN 7 sebanyak 279 pelajar, dan SMPN 8 sebanyak 40 pelajar.
Baru 53 Angkot Dinyatakan Laik
Sementara itu, Asisten II Setdako Bukittinggi, Dedi Syafrizal, menyebut persiapan dilakukan secara maksimal, termasuk seleksi ketat terhadap armada dan pengemudi.
“Kita cek secara keseluruhan melalui koperasi yang ada. Kita cek kendaraannya, kondisinya, pajaknya, KIR-nya, hingga administrasi dari sopir itu sendiri,” jelasnya.
Dari total 478 unit angkutan umum yang ada di Bukittinggi, baru 53 unit yang memenuhi syarat laik jalan sebagai angkutan sekolah gratis. Terdiri dari 47 unit dari Ikabe, 5 unit Mersi, dan 1 unit Kopajag.
Dedi menambahkan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring angkutan lain yang melengkapi persyaratan.
Program Angkutan Sekolah Gratis ini direncanakan mulai beroperasi pada Senin pekan depan, setelah prosesi launching resmi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi.(rdw/kmf).
Editor : Ridwan










