BPJS KESEHATAN CABANG BUKITTINGGI BERINOVASI UNTUK TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA PESERTA JKN.
HEADLINESRIWIJAYA.COM
Bukittinggi,_BPJS kesehatan selalu berinovasi mengikiuti perkembangan zaman dan telah banyak aplikasi fitur yang mempermudah peserta JKN dalam hal mendapatkan pelayan terkait mempergunakan kartu KISnya.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang SDM,Umum dan Komuniklasi Kantor Cabang BPJS Kesehatan Bukittinggi Haryati kepada wartawan di Bukittinggi Selasa (31/08/2021 ).
Kantor Cabang BPJS Kesehatan Bukittinggi membawahi lima Daerah Kabupaten dan Kota Yakni Bukitinggi , Pasaman timur, Pasaman Barat, Padang Panjang dan Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman 100 persen penduduknya sudah masuk peserta BPJS Kesehatan sedangkan Kota Padang Panjang saat sudah mencapai 97,7 persen.
“sementara Bukittinggi pendudukanya sudah menjadi peserta BPJS sebanyak 80,97 persen, Kabupaten Agam 82 persen sedangkan Pasaman Barat mencapai 77 persen, sedangkan Kota Padang Panjang dan Pasaman penduduknyua sudah masuk UHC yang artinya Pemerintah Daerah telah mendaftar seleluru penduduknya menjadi Peserta JKN “ujar Hayati.
Menurutnya, di Kota Bukittinggi sampai saat ini BPJS Kesehtan telah melakukan kerja sama dengan fasilitas kesehatan 6 Rumah sakit dan 22 unit fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“untuk tahun 2021 ini BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan untuk meningkatkan kepuasan peserta dan memberikan pelayan yang bagus sehingga peserta JKN tersebut merasa puas tentu pelayan di Rumah Sakit” kata Hayati.
Lebih lanjut Hayati mengatakan ada beberapa hal yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan salah satunya penyesuaian iyuran peserta yang disesuaikan dengan naiknya fasilitas Kesehatan.
“ Alhamdulillah dari beberapa kali naiknya iyuran tersebut tidak ada lagi isu penundaan klaim atau penundaan pembayar klaim dan saat ini sudah lancar dan cesplo pembayaran di Rumah Sakit juga sudah lancar.” Jelas Hayati.
Untuk itu Hayati berharap kepada masyarakat peserta JKN untuk melakukan pembayaran iyuran dengan rutin disamping itu BPJS Kesehatan juga menerapkan BPJS SATU dimana petugasnya ditempatkan satu orang setiap Rumah Sakit.(anasrul )
