Bimo Korban Perahu Ketek Tenggelam Sungai Musi , Ditemukan Tewas Mengapung di Desa Bailangu

HEAFLINESRIWIJAYA.COM-

Sekayu, Bimo, Warga Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung, korban perahu ketek tenggelam sudah diketemukan, Rabu (16/10/2024) pagi di dareah aliran Sungai Musi desa Bailangu dengan posisi tidak bernyawa, jasad telentang dan mengapung di pinggir sungai Musi.

Bimo (25) dilaporkan hilang tenggelam setelah perahu ketek ditumpangi bersama temannya berjumlah 5 orang dan 1  supir perahu ketek bocor dan tenggelam  di Sungai Musi. Jasad korban ditemukan meninggal dunia, sekitar lebih kurang 12 kilometer dari lokasi dinyatakan hilang.

Bimo Warga Desa suka Mulya , Kecamatan Betung , dilaporkan hilang oleh keluarganya pada senen malam  (14/10/2024) pukul 21.00 WIB.”

Kepala BPBD Muba, Pathi Riduan SE, ATD, MM, saat dikonfirmasi melalui handpon  via whàtsapp mengatakan bahwa jasad  korban sudah diketemukan di wilayah desa bailangu, Rabu (16/10/2024)pagi sekitar pukul 07.00 wib.

Pathi menjelaskan, tewasnya bimo bermula saat keluarga korban melaporkan hilangnya bimo ke  pemerintah setempat Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh warga, pemerintah setempat, Anggota Polsek Sekayu, Babinsa, Tagana dan BPBD,” ungkapnya.

Setelah dua hari anggota tim BPBD, Tagana  dibantu warga, pemerintah setempat anggota polsek, babinsa  akhirnya pencariann Jenazah bimo ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB setelah tim melakukan penyisiran di Sungai Musi. Jenazah bimo ditemukan sudah  mengapung disungai Musi.

“Korban berhasil ditemukan berjarak sekitar 12. km dari tempat kejadian. korban telah dievakuasi ke RSUD sekayu oleh polsek sekayu dan anggota BPBD selanjutnya korban dibawak orang tuanya ke desa suka mulya kecamatan betung  dan rencananya dimakamkan hari ini ,” jelasnya.(ray)

Editor: heri chaniago