Babinsa Ingatkan Remaja Akan Dampak Negatif Bermain Game Online

Headlinesriwijayacom

Lima Puluh Kota — Dampak seseorang yang mengalami kecanduan terhadap video atau permainan berbasis internet (game online) sangat besar. Seseorang yang mengalami adiksi, di samping mengalami keluhan secara fisik juga mengalami perubahan struktur dan fungsi otak.

Itu disampaikan Sertu Hasanudin Babinsa dari Koramil 07 Kapur IX Kodim 0306/50 Kota kepada para pemuda yang di temuinya, berlokasi di Jorong Kampung Dalam Nagari Muaro Paiti Kecamatan Kapur IX. Sabtu (14/10/2023).

“Struktur dan fungsi otaknya mengalami perubahan. Jadi, kalau kita lihat otaknya orang yang kecanduan Game Online pake MRI, ada perubahan di bagian otak pre-frontal cortex, “tutur Babinsa.

Gangguan pada bagian otak tersebut mengakibatkan orang yang mengalami suatu ketergantungan atau kecanduan kehilangan beberapa kemampuan fungsi otaknya, antara lain fungsi atensi (memusatkan perhatian terhadap sesuatu hal), fungsi eksekutif (merencanakan dan melakukan tindakan) dan fungsi inhibisi (kemampuan untuk membatasi).

Sementara itu, dari sisi kesehatan, seringkali mengalami gangguan tidur sehingga mempengaruhi sistem metabolisme tubuhnya, sering merasa lelah (fatigue syndrome), kaku leher dan otot, hingga Karpal Turner Syndrome. Selain itu, kecenderungan sedentary life dan memprioritaskan bermain game dibandingkan aktifitas utama lainnya (misalnya makan), membuat para pecandu game online mengalami dehidrasi, kurus atau bahkan sebaliknya (obesitas) dan berisiko menderita penyakit tidak menular (misalnya penyakit jantung).

Kepada para remaja Sertu Hasanudin memberikan beberapa trik agar terhindar dari kecanduan bermain Game Online dengan cara menyibukkan diri dengan berbagai macam aktivitas lain, misalnya berolahraga, selain bisa mengalihkan hadapan anda dari layar smartphone, berolahraga juga baik untuk kesehatan.

Bersosialisasi dan bersenda gurau bersama teman dan keluarga adalah cara mengatasi kecanduan game online yang ampuh. Untuk sementara waktu, Anda dapat membebaskan diri dari kecanduan game online untuk berinteraksi dengan orang-orang di kehidupan nyata, pungkas Babinsa.( pendim0306)