Ayam Mati Mendadak, Warga Resah Flu Burung

HEADLINESRIWIJAYA.COM

BANYUASIN, –  Sedikitnya Ratusan ayam kampung di RT 24.25.26 RW 007 dan RT 37  kelurahan Betung ,  Kecamatan Betung , Kabupaten Banyuasin  mati mendadak. Warga khawatir, terjadi serangan flu burung pada ayam mereka. ratusan  ayam yang mati itu milik beberapa  warga yang sebagian besar diternakkan secara liar.

 

 

Menurut Yant0 (45) warga RT 26 peristiwa itu sudah terjadi sejak satu minggu  lalu. Namun, puncaknya baru terjadi hari senen (21/3) “Di tempat saya kok aneh, ayam kok pada mati mendadak , tidak sakit tahu-tahu sudah mati saja, pial atau genjernya hitam , takut wabah  flu burung akhirnya mana yang mati langsung dikubur. namun kalau sudah ada yang mati besoknya seperti itu lagi mati memdadak . Akhirnya inisiatif kita melaporkan hal ini ke Lurah Betung kemarin ( 22/3),” ungkapnya

hal yang sama juga disampaikan  Turmin, Ketua RT 37 bahwa hewan peliharan seperti Bebek dan ayam juga banyak yang mati mendadak. tidak sempat lagi untuk dipotongnya.

khawatir kejadian itu akan menular pada ayam yang masih hidup segera melapor kelurahan  Betung. agar ada antisipasi dari dinas terkait segera mengatasi ayam yang mati mendadak.

Lurah Betung, Sudirman, S.Sos MSi a dikonfirmasi membenarkan apa yang menjadi keluahan warga adanya ayam lkampung warga banyak yang mati, kita sudah berkordinasi dengan pihak dinas peternakan dan perkebunam Kabupaten Banyuasin

Sementara itu petugas dari Dinas peternakan Kabupaten Banyuasin ,  melalui  Supardi Kasi pembibitan dan Produksi  bersama drh  Feri A. Kusuma, kasi Kesmavet , Suroso pengiat peternak kelurahan Betung  telah melakukan pemeriksaan terhadap Ayam warga yang mati mendadak di sekitar lokasi kejadian.

“Sementara yang mengarah ke flu burung belum ada hanya penyakit tahunan berupa penyakit ayam Tetelo.

Tapi kita akan pantau terus ke depannya  dan ayam yang mati , untuk antisifasi bagi ayam yang masih hidup dikasih vaksin vitamin dan prnyemprotan kandang ,” ujar Supardi

Kasi Kesmavet dinas Pertanian dan pekerbunan drh . Feri Adi Kusuma mengatakan bahwa ayam yang belum mati bisa diberikan vaksinasi , vitamin dan penyemprotan kandang. kalu ada ayam yang sakit masih bisa dikomsumsi asalkan kepala dan isi dalam perutnya dibuang.
dan ayam yamg mati akan di bawa ke labor untuk diperiksa penyakit mengakibatkan ayam.banyak yang mati..

Suroso penggiat hewan ternak ketika dimintai tanggapannya, menghimbau kepada warga kelurahan Betung agar melokalisasi ayam yang masih hidup dan sementara tidak mengonsumsinya. “Dugaan  sementara ayam terserang Tetelo atau penyakit tahunan  mengakibatkan ayam bayak mati mendadak..,” pungkas  Suroso.(ray)