Headline Sriwijaya.com
Bukittinggi, –Dalam rangka evaluasi program kerja tahun 2022 dan sonsong program kerja tahun 2023, APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) Kota Bukittinggi gelar pertemuan silaturahmi, Rabu (08/02). Pertemuan APRI Kota Bukittinggi ini turut dihadiri Kakan Kemenag, H. Eri Iswandi bersama Plt. Kasi Bimas Islam, H. Tamrin.
Dalam sambutannya Plt. Kasi Bimas Islam, H. Tamrin menyampaikan terimakasih atas undangan dari APRI Kota Bukittinggi sekaligus menyampaikan beberapa program Bimas Islam yang berkaitan dengan kepenghuluan tahun 2023.
“Pada tahun 2023 ini dalam DIPA Bimas Islam terdapat beberapa program kerja yang berkaitan langsung dengan penghulu, diantaranya kegiatan bimbingan perkawinan sebanyak 10 angkatan. Kesuksesan program ini tentu butuh kolaborasi kita semua. Untuk pelaksanaan tugas dan fungsi terutama yang berkaitan dengan tugas memverifikasi data calon pengantin agar berhati-hati apalagi di zaman perkembangan teknologi ini. Kalau ada permasalahan yang di hadapi dan perlu di diskusikan mari kita diskusikan,” tuturnya.
Sementara itu Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada APRI Kota Bukittinggi yang telah dapat menggelar pertemuan silaturahmi dalam rangka evaluasi dan susun program kerja tahun 2023.
“Kemarin kita bersama kepala KUA mengikuti rapat kerja nasional Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam rapat tersebut ada beberapa program periotas yang akan di implementasikan sampaikan ke daerah. Diantara program periotas tersebut adalah Transformasi Digital yang sudah di terapkan melalui Aplikasi Pusaka. Dengan demikian kita sebagai ASN Kementerian Agama di minta untuk terus update dengan perkembangan teknologi karena zaman sekarang apapun bisa diakses melalui teknologi,” jelasnya.
Selanjutnya H. Eri Iswandi mengatakan “Sekarang ini sebagai penghulu tugas yang di emban semakin berat dalam rangka mempersiapkan generasi penerus yang tangguh. Dengan perkembangan teknologi saat ini generasi kita kurang peduli dengan lingkungan sekitar memilih untuk asyik dengan Hp dan sejenisnya. Kedepan dalam memberikan pembinaan catin kita harus menyesuaikan dengan situasi kekinian agar para melineal dapat mengakses pesan-pesan yang kita sampaikan. Mari kita kemas pesan-pesan layanan penasehatan dan pencatatan nikah dengan kemasan kekinian melalui berbagai media sosial,” ajaknya.
Selanjutnya Kakan Kemenag Semakin berkembang teknologi akan cenderung membuat hubungan sosial semakin jarak karena kita bisa mengakses segala sesuatu dari satu tempat saja. Oleh karena kami meminta komunikasi dan silaturahmi dengan teman apalagi yang satu profesi jangan sampai hilang. Jaga selalu kekompakan dan saling bersinergi serta berbagi melalui pertemuan- pertemuan yang instensif. (Syafrial)
