Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama

HEADLINESRIWIJAYA.COM.

JAMBI – Pertamina EP Jambi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas, mendirikan bangunan, maupun melakukan penggalian di atas atau di sekitar jalur pipa minyak dan gas (migas) tanpa berkoordinasi dengan pihak berwenang. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di sekitar infrastruktur migas yang merupakan objek vital nasional.
Imbauan itu disampaikan menyusul ditemukannya dugaan tindakan pelubangan pipa (illegal tapping) pada salah satu jalur pipa trunkline Pertamina EP Jambi di kawasan Kenali Asam, Kota Jambi. Peristiwa tersebut dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, merusak lingkungan, dan mengganggu kelancaran penyaluran energi.

Foto: Anggota DPR Ri Syarif Fasha meninjau lokasi pipa pertamina EP yang di bobol dilokasi Paal X kota Jambi.

Anggota DPR RI, Syarif Fasha, yang meninjau lokasi pada Selasa (4/8/2026), mengungkapkan dugaan pelubangan pipa dilakukan dari dalam sebuah bangunan yang berdiri di atas jalur pipa migas.
“Tekanan di dalam pipa sangat besar. Jika terjadi kebocoran yang memicu kebakaran, dampaknya bisa sangat luas, sulit dikendalikan, bahkan mengancam keselamatan masyarakat serta merusak lingkungan,” ujarnya.
Fasha mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas koridor pipa maupun melakukan pencurian minyak. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut dan berharap proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan sesuai ketentuan sebagai efek jera.
Senada, Kapolsek Kotabaru, Kompol Helrawati Siregar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Pertamina dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
“Kawasan objek vital nasional tidak bisa dijaga hanya oleh kepolisian atau Pertamina. Dibutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Jika mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar jalur pipa, segera laporkan kepada aparat atau Pertamina,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepolisian mendukung koordinasi antara Pertamina dan Pemerintah Kota Jambi dalam penataan kawasan di sepanjang koridor pipa guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.
Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, menjelaskan perusahaan menerima laporan adanya aliran minyak di saluran drainase kawasan Jalan Surya Darma Km 9, Kenali Asam, Kota Jambi. Setelah menerima informasi tersebut, tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi.
Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya kebocoran pada salah satu titik pipa trunkline yang menyalurkan produksi dari MGS KAS menuju MOS Tempino, tepatnya di sekitar kawasan Puskesmas Pal 10.
“Ditemukan indikasi dugaan tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan kerusakan pada pipa minyak tersebut. Saat ini masih dilakukan investigasi bersama instansi terkait untuk memastikan penyebab kejadian,” jelas Triyo.
Sebagai langkah penanganan, Pertamina EP Jambi telah menghentikan kebocoran dengan memasang repair clamp pada titik yang terdampak. Perusahaan juga melakukan pemantauan kondisi pipa serta pemulihan lingkungan melalui penyedotan minyak yang keluar dan pembersihan saluran drainase sesuai prosedur.
“Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun dampak langsung terhadap permukiman warga. Kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Keselamatan masyarakat, pekerja, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama,” katanya.
Pertamina EP Jambi kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan fasilitas migas sebagai aset strategis negara. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak atau mengganggu fasilitas operasi, termasuk mendirikan bangunan, melakukan penggalian, maupun kegiatan lain di atas koridor jalur pipa tanpa izin dan koordinasi dengan pihak berwenang.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada Pertamina atau aparat apabila menemukan indikasi kebocoran maupun aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan pipa migas, demi menjaga keselamatan bersama dan keberlangsungan pasokan energi nasional.(*)

Editor: Heri chaniago