HEADLINESRIWIJAYA.COM
Guna mendeteksi sejak dini Kanker Leher Rahim dengan metode Human Papillomavirus (HPV), Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi menggelar sosialisasi dengan menyasar anggota Dharma Wanita serta kader kesehatan di Hotel Grand Royal Denai Selasa, 5 Mei 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) drg. Meilinda Irianti Putri.,SKM yang membuka kegiatan tersebut mengatakan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, terhadap deteksi dini kanker leher rahim yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memahami pentingnya pemeriksaan dini dengan metode HPV, sehingga kasus kanker leher rahim dapat dicegah sejak tahap awal,” ujarnya.
Sosialisasi ini menitikberatkan pada pemahaman metode pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV), yaitu virus yang menjadi penyebab utama kanker leher rahim. Metode ini dinilai lebih sensitif dalam mendeteksi potensi kanker sejak dini dibandingkan metode konvensional.
Para peserta diberikan edukasi terkait, Faktor risiko kanker leher Rahim, Cara penularan HPV, Pentingnya skrining rutin, Prosedur pemeriksaan HPV, Langkah pencegahan, termasuk vaksinasi dan pola hidup sehat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana diskusi interaktif antara tenaga kesehatan dan peserta, sehingga berbagai pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat dapat dijawab secara langsung.
Dharma Wanita dan kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui sosialisasi ini, mereka diharapkan mampu menjadi agen edukasi yang aktif dalam mengajak perempuan untuk melakukan deteksi dini secara rutin.
Selain itu, kader juga didorong untuk memperkuat kegiatan promotif dan preventif di lingkungan masing-masing, termasuk mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi terus berkomitmen meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kejadian kanker leher rahim. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperluas jangkauan sosialisasi serta meningkatkan akses layanan skrining bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya perempuan, melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak perempuan di Kota Bukittinggi yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, sehingga risiko kanker leher rahim dapat diminimalkan sejak dini.(JM/ RDW)
