HEADLINESRIWIJAYA.COM
Muara Sabak – Menanggapi pemberitaan yang mencantumkan inisial HN terkait dugaan penerimaan uang dari pinjaman online (pinjol) untuk proyek pokok pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Wakil Ketua I DPRD Tanjab Timur, Hasniba, menyampaikan hak jawabnya secara resmi.
Pernyataan ini merespons dua pemberitaan, yaitu di wartapembaruan.co.id tertanggal Senin (11/8/2025) berjudul “Anggota Dewan Terima Pokir Pembangunan Jeramba Beton dari Pinjol” dan di headlinesriwijaya.com tertanggal Sabtu (9/8/2025) berjudul “UNTUK MENANG TENDER DIDUGA RELA PINJAM PINJOL! PROYEK POKIR DPRD TANJABTIM DIISUKAN DIJUAL HANYA RP 5 JUTA”.
> “Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan seperti yang diberitakan. Pembangunan jerambah beton di Jalan Nelayan 1 Kelurahan Nipah Panjang 1 Kecamatan Nipah Panjang merupakan Renja OPD, bukan Pokir milik saya,” tegas Hasniba.
Ia menjelaskan bahwa tugasnya sebagai wakil rakyat adalah mengawal aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, termasuk masyarakat Jalan Nelayan 1 tersebut. Namun, proses tender yang dilaksanakan oleh UKPBJ Kabupaten Tanjung Jabung Timur sepenuhnya di luar wewenangnya.
> “Proses tender bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh perusahaan manapun di Indonesia. Saya tidak punya kapasitas untuk menentukan atau menunjuk pemenang tender,” ujarnya.
Hasniba juga membantah tuduhan bahwa dirinya menerima uang untuk meloloskan perusahaan tertentu. Menurutnya, tuduhan itu adalah fitnah yang mencemarkan nama baik. Ia meminta media beserta sumber informasi pemberitaan dapat membuktikan tuduhan tersebut.
> “Jika tidak terbukti, saya minta permintaan maaf secara terbuka. Kalau tidak dilakukan, saya akan menempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Pasal 11 Kode Etik Jurnalistik yang menyebutkan “Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional”, redaksi memuat pernyataan ini sebagai bagian dari asas keberimbangan (cover both sides) dalam pemberitaan. (A.Chaniago)
