Desa Keluang Raih Juara di Tungkal Ilir Expo 2025, Tampilkan Produk Unggulan UMKM dan PKK

HEADLINESRIWIJAYA.COM.

Tungkal Ilir, Banyuasin – Sebanyak 15 stand, terdiri dari 1 stand Kecamatan Tungkal Ilir dan 14 stand desa, turut meramaikan Tungkal Ilir Expo ke-8 yang digelar di halaman Kantor Koramil Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat, 11 Juli 2025. Pameran ini menampilkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk promosi potensi lokal desa-desa di wilayah tersebut.

Salah satu peserta yang menonjol dalam kegiatan ini adalah Desa Keluang, yang menghadirkan beragam produk olahan dari TP PKK dan pelaku UMKM. Produk yang dipamerkan antara lain kerajinan tangan, makanan ringan, serta aneka makanan dan minuman olahan hasil kreasi warga.

Expo secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyuasin, Neta Indian, SP, yang kemudian meninjau seluruh stand peserta. Stand Desa Keluang mendapat perhatian berkat penyajian yang menarik dan produk-produk kreatif yang ditampilkan.

Kepala Desa Keluang, Robin Har, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih desanya dalam ajang ini.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat ikut serta dalam pameran ini bersama desa-desa lainnya. Berkat kerja keras ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM, Desa Keluang berhasil meraih Juara 2 Stand Terbaik dan Juara 3 Produk Unggulan. Ini merupakan hasil kolaborasi dan kekompakan seluruh elemen masyarakat. Kami akan terus belajar dan menjaga kesinambungan dalam memasarkan produk-produk unggulan desa,” jelasnya.

Selain pameran UMKM, Tungkal Ilir Expo tahun ini juga diisi dengan diskusi interaktif, pertunjukan seni budaya lokal, serta berbagai kegiatan yang menambah semarak suasana. Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Banyuasin, Danramil Kapten Inf Sapto Budiono, Kapolsek Tungkal Ilir IPTU M. Fachrie Persada Putra, S.Tr.K., M.Si., Camat Tungkal Ilir Yudianto Ik, S.Sos., serta perwakilan dari berbagai kalangan dan masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat mendorong setiap desa untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan berbasis potensi lokal demi kemajuan bersama.(Bas)