HEADLINESRIWIJAYA.COM
Jambi – Pilkada provinsi jambi menjadi heboh dengan pendukung pasangan gubernur dan wakil gubernur Al Haris- Abdullah Sani, dugaan ujaran kebencian serta pencemaran nama baik yang dilakukan pendukung pasangan tersebut menjadi contoh persaingan yang tidak sehat dengan menginformasikan berita bohong atau sering dikatakan hoax. Dan untuk itu juga, menjadi pertanyaan besar, siapakah yang dimaksud dari kata kata yang di ucapkan “Pemakai Narkoba dan Anti Narkoba?”
Dalam video yang beredar, salah seorang yang memakai pakaian baju jambi mantap itu mengatakan jangan lupa coblos nomor dua, ingat pesan kepada rakyat jambi, jangan tertipu pemimpin, jangan sampai kita memilih pemimpin narkoba, menurut pisikolog orang pemakai narkoba pembohong seumur hidupnya, oleh karna iti hati hati memilih calon pemimpin kita yaitu gubernur jangan sampai rakyat jambi tertipu oleh pencitraan dengan calon gubernur yang pernah mengkonsumsi narkoba.
“Ingat itu, jadi kita jangan tertipu pemimpin-pemimpin yang pernah memakai narkoba, rakyat jambi jangan lupa kita coblos nomor dua, oke”, katanya tim jambi mantap tersebut.
Kejadian dugaan pencemaran nama baik serta menginformasikan berita bohong atau hoax itu Berawal dari KPU melakukan pawai kampanye damai.
Selanjutnya lagi, sangat di sayangkan kembali dilakukan di hari yang sama, Hasan Mabruri selaku tim pemenangan inti cagub dan cawagub Al Haris- Abdullah Sani juga melakukan hal yang sama dengan berorasi dengan pengeras suara menyebutkan anti narkoba, anti narkoba, anti narkoba, anti narkoba.
“Anti narkoba, anti narkoba, anti narkoba, anti narkoba” semangatnya Hasan Mabruri yang juga nama Sapaanya bohok.
Sampai berita ini di turunkan belum ada keterangan dari ketua tim pemenangan Al Haris- Abdullah Sani maupun tanggapan dari yang lainnya.
Selanjutnya, Zulkifli Selaku Ketua Koalisi Rakyat Bersatu Provinsi Jambi mengecam tindakan yang dilakukan tim pemenangan Al Haris- Abdullah Sani, itu maksud tujuannya apa, mari kita berpolitik dengan santun jangan menyebarkan hoax untuk keuntungan peribadi.
“Bersaing yang sehat, kita sama sama punya tujuan untuk memajukan provinsi jambi, dan untuk bawaslu provinsi jambi juga jangan tinggal diam, apakah ini masuk dalam pelanggaran atau tidak, nanti repot” tegas zul.
Saat dikonfirmasi ari juniarman komisioner bawaslu provinsi jambi menjawab pesan Bawaslu akan analisis dan kaji apakah ada pelanggaran pemilihan atau tidak terhadap video itu.
“Keterangannyo akan kito buat kajiannyo👍” balasnya ari.
(Amri)
