RANGKAIN KEGIATAN PERINGATAN HUT RI KE 77 DI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA BERLANGSUNG LANCAR DAN KHIDMAT.

Headline Sriwijaya.com

Limapuluh Kota,– Mengawali rangkaian resmi Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022 di Kabupaten Lima Puluh Kota, Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengukuhkan 28 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Sarilamak pada Senin (15/08/2022).

Pengukuhan berlangsung khidmat ditandai dengan penyematan merah putih dan pemasangan candid oleh Bupati selaku pembina upacara yang disaksikan oleh Ketua DPRD Lima Puluh Kota Deni Asra, Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Ricardo Concrat Yusuf, Kepala Pengadilan Negeri Tanjung Pati Adek Nurhadi, Sekretaris Daerah Widya Putra, unsur Forkopimda, Kepala Sekolah dan para orang tua.
Bupati Lima Puluh Kota, dalam amanatnya, mengatakan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini bukan diperoleh dengan cara yang mudah melainkan dengan cucuran darah dan pengorbanan para pahwlawan. Selanjutnya , ia menyebutkan inti kesuksesan upacara salah satunya terletak pada pasukan pengibar bendera pusaka.

“Oleh karena itu, kami harapkan kepada anak-anakku sekalian agar melaksanakannya dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tutur Bupati Safaruddin

Paskibraka Lima Puluh Kota yang terdiri dari 15 putra dan 13 putri akan bertugas pada upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang di GOR Singa Harau.

Satu hari sebelum Peringatan HUT RI ke 77 Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Limapuluh Kota dalam dengan agenda

“Mendengarkan Pidato Presiden RI” pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Sarilamak, Selasa (16/8/2022).

Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra. Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Wakapolres Payakumbuh Kompol Russirwan, Sekretaris Daerah Widya Putra, Pimpinan DPRD dan anggota, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Limapuluh Kota.

Pidato Kenegaraan Presiden RI juga merupakan rangkaian acara Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI diikuti oleh peserta Rapat Paripurna DPRD secara virtual melalui tiga layar yang terpasang di ruang Rapat Paripurna.
Sidang Tahunan MPR dan Pidato Kenegaraan dibuka Ketua MPR Bambang Soesatyo. Kemudian dilanjutkan sambutan Sidang Bersama DPR dan DPD RI oleh Ketua DPR Puan Maharani. Presiden Joko Widodo yang tampil mengenakan pakaian adat Bangka Belitung, menyampaikan, sejumlah persoalan pelik dan krisis dihadapai bangsa Indonesia di masa pandemi, mulai dari krisis kesehatan, pangan hingga perekonomian.

“Indonesia termasuk dalam penanganan Covid-19 terbaik, masuk dalam 5 besar negara di dunia,” kata Presiden Joko Widodo. Seterusnya ia menjelaskan soal perkembangan ekonomi Indonesia cukup baik di tengah fundamental ekonomi dunia yang bergejolak.

“Hal itu menunjukkan bangsa Indonesia tangguh membangun dan saling bersinergi menghadapi pandemi,” ucapnya.

 


Sementara itu Pemerintah Kabuoaten Lima puluh Kota laksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 tahun. Upacara dilaksanakan di GOR singa Harau Rabu (17/08/2022).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Limapuluh Safaruddin Dt Bandaro Rajo. Sedangkan Komandan Upacara Ipda Robi Andrisno. Upacara Peringatan Hari Proklamasi diisi sejumlah agenda upacara, diantaranya Mengheningkan Cipta, pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra. Bertugas membacakan doa Kakankemenag Irwan. Sementara prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dimulai pukul 08.00 WIB oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Limapuluh Kota.

Barisan Paskibraka terdiri atas pelajar SLTA dan personel
TNI memasuki lapangan upacara dari arah pintu Selatan GOR Singa Harau. Chykita Anaya siswi SMA N 1 Suliki terpilih menjadi Pembawa Baki bendera Merah Putih, sedangkan Arya Maulana Putra siswa SMA Negeri 1 Suliki didapuk menjadi Komandan Peleton. Secara berurutan Denny Gustianda siswa SMA N 1 Kec.Payakumbuh, Fajar Yoqiansyah siswa SMA N 1 Guguak, Nur Ihsandi siswa SMA N 1 Harau, diberikan mandat untuk jadi Pembentang, Komandan Kelompok Tiang dan Penggerek Bendera Pusaka. Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka berjalan sukses dan mendapat aplaus tepuk tangan dari peserta upacara.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di GOR Singa Harau diikuti oleh sejumlah instansi, TNI, Polri, mahasiswa dan pelajar se-Kabupaten Limapuluh Kota. Turut mendampingi Bupati Safaruddin di panggung kehormatan Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono, Sekretaris Daerah Widya Putra, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Kepala Pengadilan Negeri Tanjung Pati Adek Nurhadi, Kepala Pengadilan Agama Tanjung Pati Alfiza, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin serta pimpinan instansi vertikal, Para Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk upacara penurunan Bendera Merah Putih sore hari bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri. Paskibraka yang bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih di pagi hari kembali bertugas menurunkan Sang Saka Merah Putih dari tiang utama GOR Singa Harau. Tepat pukul 18.00 WIB, Bendera Merah Putih diturunkan dari tiang utama diiringi lagu Indonesia Raya, yang selanjutnya diserahkan ke Inspektur Upacara Wabup Rizki Kurniawan Nakasri. Turut hadir pada Upacara Penurunan Bendera, Forkopimda, pejabat TNI/ Polri, pimpinan instansi vertikal dan kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Limapuluh Kota.

Ditemui seusai upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Bupati Safaruddin memaparkan jika Kemerdekaan RI adalah hasil perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya. Untuk mengingat hal itu dilaksanakanrangkaian kegiatan bernuansa kenegaraan, mulai sarasehan kebangsaan, Pengukuhan Paskibraka, Renungan Suci, Tabur Bunga hingga pelaksanaan Pengibaran Bendera Sang Merah Putih. Selanjutnya, Bupati Safaruddin mengajak masyarakat terutama generasi muda secara bersama-sama meningkatkan ilmu pengetahuan dalam mengisi kemerdekaan.

“Karena kemerdekaan yang diperjuangkan oleh pahlawan bangsa merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, maka dari itu, mari gali potensi diri, dan tingkatkan ilmu pengetahuan dalam mengisi kemerdekaan sehingga kita bisa memaksimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah guna kesejahteraan bangsa Indonesia”, harap Bupati Safaruddin.

Pada bagian lain penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh elemen untuk bersatu padu meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam bidang apapun sehingga dapat Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Senada dengan Bupati Safaruddin, ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra menginginkan generasi muda untuk giat berkreasi dan berinovasi.

“Kami mengajak generasi muda di Limapuluh Kota untuk semangat belajar dan mari tingkatkan kemampuan diri demi masa depan pribadi maupun masa depan lima puluh kota yang lebih baik kedepannya”, harap Deni Asra.
Di sisi lain, Bupati Safaruddin dan Forkopimda juga mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Usain upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tanjung Pati ‘memerdekakan’ sebanyak 50 orang narapidana dan anak binaan melalui remisi umum 17 Agustus 2022.

Penyerahan remisi itu dilakukan oleh Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo.

Plt. Kepala LPKA Kelas II Tanjung Pati Mubasirudin, SH, Rabu (17/08/2022) dalam laporannya pada kegiatan penyerahan remisi umum bagi narapidana dan anak binaan mengatakan, bahwa momen HUT kemerdekaan RI ke-77 juga menjadi suatu momen bahagia bagi 50 orang anak binaan LPKA Tanjung Pati, karena mendapat remisi.

“Saat ini jumlah narapidana kita di LPKA Kelas II Tanjung Pati berjumlah 69 orang, terdiri dari 59 orang anak binaan dan 10 narapidana wanita. Dan yang dinyatakan mendapat remisi 17 Agustus 2022 tercatat sebanyak 50 orang,” kata Mubasirudin.

Dikatakan, dasar pemberian remisi kepada 50 orang anak binaan itu yakni Undang-Undang No. 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan dan diatur Kepres RI No. 174 tahun 1999 tentang remisi. Sedang katanya, warga binaan LPKA Kelas II Tanjung Pati sebelum mendapat remisi harus memenuhi dua syarat penting yakni syarat administratif dan syarat subtrantif.

“Pemberian remisi ini harus memenuhi dua syarat, yakni pertama syarat adminitratif dimana setiap warga binaan yang diusulkan mendapat remisi harus melengkapi dokumen-dokumen administrasi yang diminta. Kedua, ini syarat paling pokok yakni syarat subtrantif atau syarat perilaku, nah ini merupakan syarat paling utama dimana perilaku anak binaan ini akan dicatat dan dinalai sebagai dasar pemberian remisi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Mubasirudin juga melaporkan bahwa sebanyak 50 orang anak binaan yang mendapat remisi 17 Agustus 2022 terdiri dari 32 orang remisi satu bulan, 8 orang remisi dua bulan, 9 orang remisi tiga bulan dan satu orang mendapat remisi lima bulan. Adapun, kasus yang paling dominan di LPKA Kelas II Tanjung Pati adalah kasus perlindungan anak 33 orang, narkotika 24 orang dan sisanya kasus pencurian, perampokan dan pembakaran.


Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo membacakan sambutan tertulis Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengatakan, bahwa pada momen HUT Kemerdekaan RI ke-77, 17 Agutus 2022 ini Kemenkumham memerdekakan 168.916 narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia. Remisi diberikan kepada 166.191 orang narapidana yang mendapat remisi umum I dan 2.725 orang remisi umum II atau langsung bebas.

“Saya atas nama pemerintah RI mengucapkan selamat kepada yang menerima remisi. Tunjukkanlah sikap dan perilaku yang baik secara konsisten, taat, serta patuh menjalani ketentuan yang ada dalam program pembinaan. Jadilah masyarakat yang produktif dan bermanfaat bagi sekitar,” kata Bupati Safaruddin mengutip sambutan tertulis Menkumham Yasinna H. Laoly di LPKA kelas II Tanjung Pati.

“Bagi warga binaan pemasyarakatan yang bebas saya berharap kalian menjadi insan dan pribadi yang benar-benar menyadari dapat memperbaiki diri serta tidak mengulang lagi perbuatan yang salah. Tidak ada kata terlambat, pada akhirnya saudara dapat diterima kembali dengan baik oleh masyarakat dan saya berharap saudara dapat berperan aktif sepenuhnya dalam pembangunan,” tambahnya.

Pada sambutan yang dibacakan Bupati Safaruddin, Yasonna juga meminta agar masyarakat umum dapat menerima kembalinya narapidana yang telah bebas ditengah-tengah lingkungan sebagai anak bangsa yang sama dengan lainnya.

“Berikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sudah berubah,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Menkumham mengingatkan 5 (lima) poin penting dalam memaknai kemerdekaan tahun ini. Pertama terkait semangat nasionalisme dan patriotisme terkait berjuang untuk bekerja tanpa pamrih dan ikhlas demi kemajuan Kementerian Hukum dan HAM. Kedua, pegawai diminta untuk memiliki pandangan dan pola pikir positif yang tercermin dalam sikap dan perilaku dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan, profesional, modern, dan humanis.

Ketiga, memiliki optimisme dan sikap pantang menyerah sehingga menjadi insan pengayoman yang tangguh dan siap dalam menghadapi berbagai tantangan. Keempat, mampu berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan mandiri dengan memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Kelima atau yang terakhir adalah Semakin PASTI dan BerAKHLAK sehingga dapat mensukseskan dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Mari maknai momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 RI ini sebagai penggugah semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan komitmen untuk membangun Indonesia. Melalui kebersamaan ini, semoga kita dapat saling menguatkan sehingga mampu untuk ‘ Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’,” ujar Safaruddin.

Usai menyerahkan remisi, Bupati Safaruddin mengapresiasi LPKA Tanjung Pati yang telah berhasil memperjuangkan sebanyak 50 warga binaan untuk mendapat remisi pada momen HUT Kemerdekaan RI ke-77.

“Alhamdulillah LPKA Tanjung Pati dapat memberi remisi kepada 50 orang anak dari 59 warga binaan. Ini merupakan suatu perjuangan yang luar biasa dari bapak Kepala LPKA karena gigih memperjuangkan sehingga anak-anak ini berhasil mendapat remisi,” ucap Bupati.

Ia juga mengapresiasi pembinaan yang dilakukan di LPKA Tanjung Pati. Ia menegaskan bahwa Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus ikut serta membantu pembinaan di LPKA tersebut.

“Disini pembinaan terhadap warga binaan multi kompleks, kita melihat tadi anak-anak binaan menampilkan keahlian mereka dan anak-anak disini tetap melaksanakan pendidikam. Kita Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mengirimkan utusan untuk memberikan pelajaran pendidikan,” ucapnya.

Rangkaia Peringatan HUT RI ke 77 semalam dilakukan malam Resepsi yang dihadiri Bupati dan Forkopimda Kabupaten Lima puluh Kota.dan undangan lainnya.( * )