Muba Masih Kekurangan Ribuan ASN,Tenaga Guru dan Kesehatan Mendominasi.

Headlinesriwijaya.com

Musi Banyuasin,_ Meski Kabupaten Musi Banyuasin menerima Tambahan PNS pada penerimaan CPNS 2019 lalu sebanyak 250 namun yang lolos hanya  229 orang. Namun demikian ternyata belum bisa memenuhi kebutuhan terhadap kekurangan PNS dikabupaten Musi Banyuasin.

Tercatat hingga akhir tahun pemerintah kabupatem Muba saat ini masih mengalami kekurangan jumlah ASN, kekurangan ASN ini mencapai lebih kurang ribuan, di dominasi oleh tenaga pendidik atau guru, dan tenaga kesehatan. Berdasarkan analisi kebutuhan dan penataan jabatan tahun 2020, pihaknya mencatat di muba masih terjadi kekurangan tenaga ASN disejumlah formasih.
” per akhir tahun 2020, terdapat lebih kurang ribuan tenaga pegawai ASN yang masih dibutuhkan oleh pemkab. muba , ” sebut kepala.badan kepegawaian dan pemgembangan sumber daya Manusia, Sunaryo,SSTP ,MM melalui Sekertaris BKPSDM kab.Muba ,Nespo Azhar. Rabu(6/1/2021) dikantornya bahea
Kekurangan jumlah ASN ini , akunya di dominasi oleh tenaga pemdidik seperti guru dan kesehatan diataranya dokter spesialis.

Meski pemerintah daerah telah melakukan perekrutan CPNS dalam beberapa waktu terakhir, namun hal itu dirasakan belum mencukupi kebutuhan ASN,” sehingga pemkab muba berencana untuk kembali memgajukan perekrutan CPNS kembali ditahun ini,” Tandas Nespo .

Bahwa untuk usia.dibawah 35 tahun masih bisa mendaftar CPNS dan untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3k) tidak ada batasan umur, misal.pensiun usia 56 kalau ada pengangkatan P3K dibawah usia itu masih bisa ikut P3K pengakatan, tapi masih Melalui tes berdasarkan PP 11 th 2017 tentang managemen PNS. dan uu nomor 5 tahun 2014 tentang ASN , melalui tes belum ada untuk pengankatan pegawai honor masa kerja sekian tahun pengangkatan daerah.

Lanjut, Nespo Azhar, Gesrut penggantian bagi PNS yang  pensiun pertahun hampir 300 an orang. Penerimaan dibatasi hanya 250 orang saja itu juga melalui tes SKD dan SKB , Asesmen tes .tidak ada proritas pengangkatan melalui daerah tetap dengan kebijakan pemerintah pusat.” Karena pengangkatat dan pemberhentian PNS wewenang pusat,” ujarnya

Untuk data ASN Pemkab.Muba saat ini tercatat sebanyak 7262 0rang PNS, Rincian 7000 an guru/ pendidikan dan medis , selebihnya 262 0rang sebagai admistrasi, sedangkan honor sekitar 11 ribuan yang tersebar mulai didinas sampai di kecamatan. Idialnya PNS didaerah itu dua pesen dari jumlah penduduk  jadi di kab.Muba harusnya PNSnya 12 ribu. Jadi hanya pengganti yang pensiun saja masih kekurangan PNS,  bebernya.

Harapannya. Bagi generasi muda yang  ingin berkompotisi ikut tes di dalam.CPNS tahun depan di kab Muba harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk tes, SKD dan SKB. Bukan hanya sekedar tes saja, arus benar- benar memiliki kepintaran untuk tes dan bagian di formasinya.,” Pungkas Nespo yang sejak tahu 2001 masa otonomi daerah sudah dibagian kepegawaian daerah kab.muba  dan akan memasuk mas pensiun tahun 2021 ini, pungkasnya..(*)