HEADLINE SRIWIJAYA.COM.MUBA
Pekerja PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) telah menangani kebocoran pipa water injection atau injeksi air di Desa Lais Kecamatan Lais Musi Banyuasin, Senin 31 Agustus 2020 dalam waktu tidak terlalu lama. Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Keamanan setempat dalam menangani kejadian tersebut.
Sehubungan adanya peninjauan dari aparat pemerintah terkait kejadian ini, perusahaan menyampaikan dukungan atas kunjungan tersebut Sejak Senin, 31 Agustus tersebut perusahaan telah melakukan clamp atau penutupan pipa dan pembersihan lokasi serta mengidentifikasi penyebab kejadian tersebut.
Dalam melaksanakan operasi, perusahaan selalu memperhatikan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan. “Untuk itu, Perusahaan berharap dukungan semua pihak agar dapat terus menjalankan operasi secara aman dan lancar guna mendukung ketersedian energi Nasional,” ujar VP Relations and Security Medco E&P Drajat Panjawi, Jum’at 11 September 2020.
Perwakilan PT MEDCO Novita Ambar Sari bagian comunity Relasen and Hadsman Saat dikonfermasi Langsung Wartawan ini, dilokasi titik AP Mengatakan Tanggal 31 begitu kita terdeteksi terdapat adanya kebocoran kita langsung melakukan pengeleman pipa,memang pipa tersebut dijadwalkan akan diganti karena kita masih menunggu POB kru hulas nya kita,karena semenjak covid ini kru yang masuk itu dibatasi kalau dulu 2 tim kru ulas bisa langsung masuk,sekarang baru 1 dan 1 sedang melakukan pekerjaan diwilayah Lais.
Lanjut Novita, kita menunggu jadwal pengelasan nya dan kemudian terjadi kebocoran itu,target kami dibulan september sudah dilakukan perbaikan dan untuk antispasi kedepan kami akan membuat kolam penampungan jadi ketika terjadi kebocoran lagi akan mengalirnya kedalam kolam penampungan punya medco,dan jenis pipa yang bocor ini pipa air asin bukan Gas,dan hasil lab nya kalau kita disampaikan sukopindo adalah 14 hari setelah diserahkan stampel airnya kesukopindo dan ini baru perkiraan nya kita menyerahkan nya ditanggal 5 september kalau hitungan 14 harinya tanggal 19 September dari Sukopindonya tepat waktu yang dijadwalkan tapi yang pasti sejauh kami kerja sama dengan sukopindo delay-delay hasil lab nya jarang terjadi jadi kita masih berusaha On sekejul untuk Hasil lab yang 2 minggu, ungkapnya.
Danramil Sekayu Kapten Arm Afrianto mengatakan tetap kami bersenergi dengan porkimcam,camat,kapolsek dan pihak Medco,sengaja kami untuk turun langsung kelapangan mengecek lokasi kejadian terus kami koordinasi apa saja langka-langka yang diambil dan akan ditempuh dari pihak medco tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila ini ada unsur kesengajaan,dan mengecek kelokasi kemungkinan ada kerugian yang timbul baik masyarakat ataupun dilingkungan.tegasnya
Kapolsek Lais Akp Safaruddin mengatakan dan kita saksikan bersama untuk kerugian secara umum ataupun material belum ada,dan harapan kepada masyarakat kita jangan cari kesalahan tapi kita harus saling membantu,dan sudah diakui oleh medco dan akan diganti pipa yang bocor termasuk pipa yang lama dan bila memang ada masyarkat yang dirugikan silakan melapor, jelasnya
Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi mengatakan harapan dari Pemerintah Kecamatan Lais bahwa pipa yang bocor water injection agar segera dilakukan perbaikan secara menyeluru sehingga tidak terjadi lagi kebocoran untuk sementara memang ada perbaikan tapi kami harap kedepan pihak PT MEDCO harus segera diperbaiki jangan sampai nanti terulang lagi kejadian bocor nya pipa water injection, tegas camat..(*)
