38 Negara Bakal Semarakkan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang  3 Hingga 21 Juni 2026 Mendatang

HEADLINESRIWIJAYA. COM

Kota Bukittinggi mulai tanggal 3 hingga 21 Juni 2026 memperingati 100 Tahun Jam Gadang. Momen bersejarah yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat bakal diikuti sebanyak 38 negara untuk menyemarakkanya.

Momen 100 Tahun Jam Gadang ini disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada jumpa pers yang digelar dinas Wako Selasa, 25 Mei 2026.

Ramlan Nurmatias didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai stakeholder membeberkan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan 100 tahun Jam Gadang yang akan digelar meriah sepanjang tahun 2026.

Momentum satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut kata Ramlan, menjadi sejarah besar yang harus diangkat ke tingkat nasional maupun internasional.

“Peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan hanya seremoni biasa, namun menjadi langkah besar memperkenalkan sejarah, budaya, serta peran penting Bukittinggi dalam perjalanan bangsa Indonesia, ” ujarnya.

Menurutnya, Jam Gadang merupakan simbol perjuangan dan identitas masyarakat Minangkabau yang telah dikenal luas hingga mancanegara.

Ramlan juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), telah menetapkan Jam Gadang dan bangunan bersejarah Kweek School yang kini menjadi SMAN 2 Bukittinggi sebagai bagian dari cagar budaya penting yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Penetapan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bukittinggi sekaligus memperkuat posisi kota itu sebagai daerah tujuan wisata sejarah dan budaya.

Selain itu, Pemko Bukittinggi juga tengah mengupayakan dukungan dari IMLF promosi 1 abad jam gadang di setiap bandara Jika sebelumnya permintaan hanya mencakup delapan bandara, kini telah berkembang menjadi 12 bandara yang diajukan kepada pihak InJourney guna memperlancar konektivitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Rangkaian kegiatan internasional juga akan digelar dalam peringatan satu abad Jam Gadang. Salah satu agenda utama ialah seminar internasional yang akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan budayawan terkemuka seperti Anhar Gonggong dan Fadli Zon.

Seminar tersebut akan membahas sejarah perjuangan bangsa, peran Bukittinggi dalam perjalanan republik, serta penguatan budaya dan pariwisata Indonesia di mata dunia.

Selain seminar internasional, panitia juga menyiapkan seminar nasional yang akan dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta bersama sejumlah akademisi dan tokoh nasional lainnya.

Seminar itu nantinya menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan kota bersejarah dan pelestarian warisan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.

Ramlan Nurmatias mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak IMLF telah menyatakan kehadiran delegasi dari 38 negara untuk mengikuti berbagai kegiatan peringatan 100 tahun Jam Gadang.

Kehadiran peserta dari puluhan negara tersebut diharapkan mampu mendorong promosi wisata Bukittinggi ke tingkat internasional serta meningkatkan sektor ekonomi masyarakat.

Agenda besar lainnya ialah Jam Gadang Fun Run yang akan digelar pada 7 Juni 2026.

Kegiatan olahraga berskala nasional itu diperkirakan diikuti sekitar 3.800 peserta dan akan dihadiri sejumlah menteri dari kabinet pemerintahan pusat.

Fun run tersebut diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama dalam memeriahkan peringatan satu abad Jam Gadang.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan pameran kaligrafi sepanjang 100 meter yang akan dipusatkan di Gedung Perpustakaan Bung Hatta. Pameran tersebut akan menghadirkan karya seorang pelukis kaligrafi terkenal asal Malaysia dan diperkirakan menjadi magnet baru bagi wisatawan serta pecinta seni Islam dari berbagai daerah.

Pada acara puncak nantinya, masyarakat dan tamu undangan akan disuguhkan makan gratis dengan target mencapai 20 ribu orang.

Berbagai makanan khas Bukittinggi dan kuliner tradisional Minangkabau akan disajikan sebagai bentuk promosi budaya dan kekayaan kuliner daerah kepada tamu nasional maupun internacional.

Kemudian, festival pakaian adat Minang juga akan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sekitar 1.700 peserta diperkirakan ikut ambil bagian dalam festival budaya itu dengan menampilkan beragam busana adat Minangkabau yang sarat filosofi dan nilai tradisi.

Ramlan Nurmatias berharap momentum 100 tahun Jam Gadang mampu mengangkat kembali sejarah besar Kota Bukittinggi sebagai daerah penting dalam perjalanan Republik Indonesia. la menegaskan bahwa Bukittinggi pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang melahirkan banyak tokoh bangsa berpengaruh dan disegani, baik di dalam maupun luar negeri.

Karena itu, ia berharap sejarah besar tersebut dapat menjadi pertimbangan agar Bukittinggi memperoleh status daerah khusus di masa mendatang.

(rdw).

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama unsur Forkopimda menyampaikan momentum Satu Abad Jam Gadang di rumah dinas Wako Selasa 25 Mei 2026.Ridwan

 

HEADLINESRIWIJAYA. COM
Kota Bukittinggi mulai tanggal 3 hingga 21 Juni 2026 memperingati 100 Tahun Jam Gadang. Momen bersejarah yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat bakal diikuti sebanyak 38 negara.

Momen 100 Tahun Jam Gadang ini disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada jumpa pers yang digelar dinas Wako Selasa, 25 Mei 2026.

Ramlan Nurmatias didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai stakeholder membeberkan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan 100 tahun Jam Gadang yang akan digelar meriah sepanjang tahun 2026.

Momentum satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut kata Ramlan, menjadi sejarah besar yang harus diangkat ke tingkat nasional maupun internasional.

“Peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan hanya seremoni biasa, namun menjadi langkah besar memperkenalkan sejarah, budaya, serta peran penting Bukittinggi dalam perjalanan bangsa Indonesia, ” ujarnya.

Menurutnya, Jam Gadang merupakan simbol perjuangan dan identitas masyarakat Minangkabau yang telah dikenal luas hingga mancanegara.

Ramlan juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), telah menetapkan Jam Gadang dan bangunan bersejarah Kweek School yang kini menjadi SMAN 2 Bukittinggi sebagai bagian dari cagar budaya penting yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Penetapan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bukittinggi sekaligus memperkuat posisi kota itu sebagai daerah tujuan wisata sejarah dan budaya.

Selain itu, Pemko Bukittinggi juga tengah mengupayakan dukungan dari IMLF promosi 1 abad jam gadang di setiap bandara Jika sebelumnya permintaan hanya mencakup delapan bandara, kini telah berkembang menjadi 12 bandara yang diajukan kepada pihak InJourney guna memperlancar konektivitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Rangkaian kegiatan internasional juga akan digelar dalam peringatan satu abad Jam Gadang. Salah satu agenda utama ialah seminar internasional yang akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan budayawan terkemuka seperti Anhar Gonggong dan Fadli Zon.

Seminar tersebut akan membahas sejarah perjuangan bangsa, peran Bukittinggi dalam perjalanan republik, serta penguatan budaya dan pariwisata Indonesia di mata dunia.

Selain seminar internasional, panitia juga menyiapkan seminar nasional yang akan dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta bersama sejumlah akademisi dan tokoh nasional lainnya.

Seminar itu nantinya menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan kota bersejarah dan pelestarian warisan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.

Ramlan Nurmatias mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak IMLF telah menyatakan kehadiran delegasi dari 38 negara untuk mengikuti berbagai kegiatan peringatan 100 tahun Jam Gadang.

Kehadiran peserta dari puluhan negara tersebut diharapkan mampu mendorong promosi wisata Bukittinggi ke tingkat internasional serta meningkatkan sektor ekonomi masyarakat.

Agenda besar lainnya ialah Jam Gadang Fun Run yang akan digelar pada 7 Juni 2026.

Kegiatan olahraga berskala nasional itu diperkirakan diikuti sekitar 3.800 peserta dan akan dihadiri sejumlah menteri dari kabinet pemerintahan pusat.

Fun run tersebut diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama dalam memeriahkan peringatan satu abad Jam Gadang.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan pameran kaligrafi sepanjang 100 meter yang akan dipusatkan di Gedung Perpustakaan Bung Hatta. Pameran tersebut akan menghadirkan karya seorang pelukis kaligrafi terkenal asal Malaysia dan diperkirakan menjadi magnet baru bagi wisatawan serta pecinta seni Islam dari berbagai daerah.

Pada acara puncak nantinya, masyarakat dan tamu undangan akan disuguhkan makan gratis dengan target mencapai 20 ribu orang.

Berbagai makanan khas Bukittinggi dan kuliner tradisional Minangkabau akan disajikan sebagai bentuk promosi budaya dan kekayaan kuliner daerah kepada tamu nasional maupun internacional.

Kemudian, festival pakaian adat Minang juga akan menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sekitar 1.700 peserta diperkirakan ikut ambil bagian dalam festival budaya itu dengan menampilkan beragam busana adat Minangkabau yang sarat filosofi dan nilai tradisi.

Ramlan Nurmatias berharap momentum 100 tahun Jam Gadang mampu mengangkat kembali sejarah besar Kota Bukittinggi sebagai daerah penting dalam perjalanan Republik Indonesia. la menegaskan bahwa Bukittinggi pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang melahirkan banyak tokoh bangsa berpengaruh dan disegani, baik di dalam maupun luar negeri.

Karena itu, ia berharap sejarah besar tersebut dapat menjadi pertimbangan agar Bukittinggi memperoleh status daerah khusus di masa mendatang.

(rdw).

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama unsur Forkopimda menyampaikan momentum Satu Abad Jam Gadang di rumah dinas Wako Selasa 25 Mei 2026.Ridwan