
HEADLINESRIWIJAYA.COM Bukittinggi—Walikota Bukittinggi Erman Safar membuka secara resmi Workshop yang bertemakan Pengembangan Homestay sebagai UMKM Pendukung Destinasi Wisata bertempat di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Jum’at (02/7).
Workshop yang diikuti oleh pemilik homestay se Sumaera Barat ini digelar oleh Pengurus Asosiasi Homestay Bukittinggi dengan menghadirkan pembicara utama anggota DPR RI Hj.Nevi Zuairina.
Walikota memberikan apresiasi kepada para pemilik homestay, dikatakan dimana penginapan merupakan salah satu kekuatan yang mendukung pariwisata, dengan keberadaan homestay sangat membantu dunia kepariwisataan dalam penyediaan fasilitas untuk kebutuhan para pengunjung.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pengusaha homestay, dengan keberadaan homestay telah membantu pemerintah dalam penyediaan fasilitas guna menunjang kebutuhan para pengunjung. Hari ini ada 75 homestay di Bukittinggi, dan ada lebih kurang 2200 kamar hotel diluar homestay, dan ini belum cukup untuk fasilitas pengunjung pariwisata, untuk itu diminta kepada pemilik homestay kiranya untuk dapat menambah unit bisnisnya dengan menambah jumlah homestay dibeberapa tempat dan kita akan bicarakan dengan instansi terkait mengupayakan bagaimana bisa membangun kawasan homestay di Bukittinggi dengan satu kawasan dimana sarana dan prasarananya bersama,.”ujar ErmannSadar.
Kata Wako Bukittinggi unit unitnya dimiliki oleh para pengusaha homestay, dan mudah – mudahan bisa meningkatkan bisnis homestay dan ini juga bisa menjadi peluang bisnis dimasa pensiun bagi ASN.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Erman Safar juga memberikan trik khusus berdasarkan pengalaman kepada pengusaha homestay untuk meningkatkan nilai tambah produk dan meningkatkan nilai jual homestay serta tekhnik promosi dan pelayanan.
Disamping itu juga dikatakan bahwa pemerintah akan mengupayakan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bukittinggi dengan memperkuat dan mempertegas konsep apa yang menjadi generator membuat orang untuk datang ke Bukittinggi.
“kami akan berkomitmen, mencoba untuk meramu program – program pemerintahan bagaimana kunjungan wisatawan lebih meningkat dari tahun ini, lalu juga keberadaan UMKM, produk local dan kuliner juga akan dipertegas dan diperkuat konsepnya sehingga nantinya akan menjadi nilai tambah kota Bukittingi,”ungkap Wako Erman Safar.
Sementara itu DR.Sukmareni selaku ketua panitia mengatakan bahwa munculnya ide untuk mengadakan workshop ini adalah hasil diskusi bersama pelaku pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dalam rangka menunjang pegembangan wisata daerah.
“kegiatan yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk meningkatkan atau membantu mengembangkan pengelolaan homestay sebagai salah satu UMKM pendukung destinasi wisata di daerah dengan peserta pengelola homestay se Suatera Barat,” ungkapnya.
Pada acara pembukaan tersebut juga terlihat dihadiri oleh Kepala Dinas Parpora Bukittinggi Supadria, ketua asosiasi homestay Bukittinggi Yuliarti Bachtiar, Ketua PHSB Kamsri Benty dan CEO IkoMart Nico Versander Komanyo.
( Ylm )






