HEADLINESRIWIJAYA.COM
LUBUKLINGGAU – Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan terhadap anak-anak balita yang kurang gizi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Pendataan tersebut menurutnya terkait dengan perintah Kapolri melalui Kapolda Sumatera Selatan terkait dengan stunting.
“Nanti kita akan programnya melalui Kasat Binmas mendata untuk anak-anal balita yang kurang gizi,” kata Kapolres.
Pihaknya terkait dengan stunting akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau. “Kebetulan kita lihat data stunting, Lubuklinggau ini mulai berkurang dan kita kerjasama dengan Pemkot Lubuklinggau,” ungkapnya.
Kata Kapolres, mulai minggu depan rencananya program pendataan dilakukan. “Mungkin minggu depan kota akan program tiap Polsek yaitu Bhabin mendata dan kita kerjasama dengan Pemkot unutk memberikan susu kepada anak balita yang kurang gizi,” bebernya.
Sementara itu Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menjelaskan terkait dengan stunting di Lubuklinggau pihaknya sudah bisa menguranginya sampai 10 persen. Dan itu berkat kerja keras semua lini yang ikut peduli mulai seluruh OPD, Forkopimda, Polres, Kodim dan Kejari.
“Ini yang membuat kita tahun ini cukup turun drastis. Dan kita kedepan akan terus berupaya untuk lebih turun lagi. Karena target kita memang nol persen. Kita sudah punya data sebab yang paling utama itu data dan kita sudah me mapping ini,” terangnya.
Pemkot Lubuklinggau menurutnya selain melakukan pencegahan stunting, juga mengupayakan agar yang stunting tidak stunting lagi. Upaya itu dilakukan yakni dengan memperhatikan lingkungan, keluarga dan juga gizi.(*)
