Sekda Rida Ananda : Hari Anak Nasional harus jadi momentum dalam menguatkan komitmen untuk memenuhi hak anak.

Headlinesriwijaya.com

Payakumbuh— Dalam rangka nemperingati Hari Anak Nasional ke 43 dan juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) yang ke 17, Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Senam Masal yang diikuti oleh Murid Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak Se Kota Payakumbuh yang dilaksanakan di Medan Bapaneh Ngalau Indah, Jumat(29/7).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi dengan pelepasan balon oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Wakil Ketua HIMPAUDI Elfriza Zaharman, Kepala Dinas Pendidikan Dasril, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri serta dihadiri oleh Bunda paud Kecamatan Payakumbuh Selatan Ny.Yuni Agus Rubiono, Bunda Paud Latina Ny.Tania Dicky Engla dna Bunda paud Kecamatan Payakumbuh Barat Ny.Desi Ul Fakhri.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum bersama dalam menguatkan komitmen untuk memenuhi hak anak.

“Peringatan Hari Anak Nasional ini adalah bagaimana kita mengingatkan semua stakeholders yang ada, baik dari Pemerintah daerah, dunia usaha, LSM, lembaga agama termasuk media bagaimana komitmen dalam pemenuhan hak anak,” kata Rida

Menurutnya, seorang anak memiliki hak untuk hidup, hak tumbuh berkembang, hak mendapatkan perlindungan dari diskriminasi dan hak berpartisipasi.

Peringatan Hari Anak Nasional kali ini mengambil tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Melalui tema ini diharapkan anak-anak khususnya di Kota Payakumbuh pada situasi pascapandemi Covid-19 terus terlindungi fisik, jiwa, dan mendapatkan hak-hak, seperti hak belajar, bermain, dan bergembira.

“Semuanya belajar terus ya, sholatnya juga selalu dikerjakan ya,” ucapnya.

Seusai acara, Sekda Rida menuturkan dirinya senang melihat anak-anak yang ceria dan bergembira. Menurutnya, anak-anak memiliki kreativitas masing-masing.

Ia juga berpesan kepada orang tua agar mendukung anak untuk mengembangkan kreativitas. Orang tua juga diimbau untuk tidak memaksa kehendak orang tua kepada anak-anak.

“Jangan kita terlalu memaksa anak-anak untuk sesuai dengan keinginan orang dewasa, karena anak-anak adalah anak-anak. Dunia mereka adalah dunia belajar, bermain dan bahagia,” Pungkas Rida

Senada, Wakil Ketua Himpaudi Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman mengatakan kita harus memastikan terpenuhinya hak pendidikan anak, edukasi kepada anak mengenai kekerasan dan cara mencegah agar terhindar dari tindak kekerasan, integrasi program perlindungan anak di seluruh sektor kehidupan dan meningkatkan layanan lembaga-lembaga perlindungan anak agar korban anak dapat ditangani dengan baik.

Di Hari Anak Nasional kali ini, Elfriza Zaharman atau yang akrab disapa Cece berpesan kepada para orang tua agar selalu menyayangi dan melindungi anak serta mengembangkan pola pengasuhan yang ramah anak. Dia menambahkan apabila anak tidak diberikan kasih sayang yang cukup, maka anak tersebut rentan terganggu tumbuh kembang-nya.

“Saya berharap kepada para orang tua untuk memantau anak-anak dalam menggunakan media digital. Hal ini penting karena dalam beberapa kasus, media digital menjadi pintu masuk tindak kejahatan terhadap anak,” Pungkasnya.

Selain kegiatan Senam Masal, Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Payakumbuh juga dimeriahkan dengan penampilan bakat murid-murid Kelompok Belajar dan Taman Kanak-kanak serta disela-sela acara juga dibagikan makanan olahan dari ikan yaitu bakso ikan agar anak-anak juga terpenuhi dalam pemenuhan gizinya dan ditutup dengan pemberian hadiah berupa alat tulis kepada murid-murid yang mengikuti kegiatan.(*)