Segudang Prestasi Antarkan Abi Fadillah Jadi Mahasiswa Terbaik Fakultas Ekonomi Bisnis UGM Yogyakarta

HEADLINESRIWIJAYA.COM-Abi Fadillah, SE Mahasiswa Magister Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada ditetapkan sebagai Mahasiswa Terbaik fakultas, setelah ditetapkan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM, Prof. Dr. Didi Achjahri, MCom Ak., CA.

Penetapan tersebut tercatat dalam Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis, dengan nomor 5192/UN/FEB/SDM/KP/2022, yang diterbitkan pada tanggal 3 Juni 2022 yang lalu.

Dihubungi via telpon oleh tim redaksi Citra Sumsel, Abi Fadillah mengaku bahwa apa yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari usahanya selama ini.

“Dan yang terpenting adalah adanya dukungan dan doa restu dari orang, sehingga saya, Alhamdulillah ditetapkan menjadi Mahasiswa Terbaik di Fakultas Ekonomi Bisnis UGM Yogyakarta,” ungkap Abi.

Pria kelahiran Lubuklinggau, 20 Juni 24 tahun silam itu mengaku bangga atas prestasi yang diraihnya saat ini.

Putra dari Darmiansyah, kepala Cabang Bank SumselBabel Cabang Pendopo, PALI, Provinsi Sumsel itu juga menerangkan bahwa penghargaan Mahasiswa Terbaik, merupakan sebuah momentum.

“Kebetulan pas momentumnya pak. Ada pemilihan mahasiswa terbaik, kemudian saya mulai mengumpulkan tulisan-tulisan saya, baik dari jurnal ilmiah, media massa, hingga buku. Setelah itu biografi serta pengalaman saya baik ketika menjadi Duta Besar UN-Habitat PBB 2019 hingga menjadi Pemuda ASEAN 2019-2020, turut dilampirkan dalam mengikuti pemilihan mahasiswa terbaik,” cerita alumni Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu.

Abi Fadillah, SE (tengah) bersama AMB. Ong Keng Yong (Mantan Sekretaris Jendral ASEAN dan Executive Deputy Chairman of RSIS, NTU)

“Alhamdulillah, atas Ridho Allah SWT dan doa restu orang tua, saya kemudian berhasil ditetapkan menjadi Mahasiswa Terbaik Fakultas seperti sekarang,” sambung pria yang gemar menulis itu.

Dalam kesempatan itu juga, Abi berharap capaiannya saat ini bisa menjadi motivasi bagi para pemuda dan mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Sebagai seorang mahasiswa, selain kritis kita juga harus mengaktualisasikan pemikiran kita dalam sebuah tulisan. Oleh karenanya, mahasiswa itu tidak bisa terlepas dari menulis dan kritis. Semoga hasil ini bisa menjadi motivasi kawan-kawan yang lain untuk terus mengasah kemampuan potensi yang ada dalam diri,” ucapnya seraya berpesan untuk berani keluar dari zona nyaman kepada para pemuda dan mahasiswa. (ril)