Harga Gas Elpiji Non Subsidi Naik, 12 Kg Dibanderol Rp184 Ribu 

HEADLINESRIWIJAYA.COM

EMPAT LAWANG – Harga gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg merangkak naik di sejumlah pangkalan di Kabupaten Empat Lawang.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan di salah satu pangkalan di kawasan Tebing Tinggi, diketahui kenaikan harga gas non subsidi tersebut sudah terjadi sejak 3 hingga 4 hari terahir.

Salah seorang pengelola pangkalan gas elpiji di Tebing Tinggi, Efran mengatakan, meski ada kenaikan harga, untuk stok dari gas elpiji tersebut, dikatakannya masih aman. “Karena memang gas non subsidi tersebut untuk keberadaan pengguna jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan gas subsidi 3 kilo,” katanya.

Diapun merinci, saat ini harga jual gas elpiji non subsidi di pangkalannya untuk ukuran 5,5 kg dijual Rp99 ribu per tabung. Sedangkan untuk tabung ukuran 12 kg saat ini juga naik harganya menjadi Rp184.000 per tabung.

Kemudian untuk tabung Brightgas 5,5 kg beberapa waktu belakangan ini sudah dua kali alami kenaikan. Sebelumnya seharga Rp75 ribu pertabung menjadi Rp87 ribu pertabung dan sekarang menjadi Rp99 ribu pertabung. “Dua kali naik Rp12 ribu kemudian naik Rp12 ribu lagi,” ujarnya.

Sementara lanjut dia, untuk tabung ukuran 12 kg juga sudah naik dari Rp160 ribu menjadi Rp184 ribu per tabungnya. “Sejauh ini tidak ada pengaruh pada permintaan konsumen. Meski kita akui kenaikan ini cukup memberatkan, tapi kami tidak bisa berbuat banyak karena kenaikan ini dikabarkan langsung dari atas,” tukasnya. (*)