Headline Sriwijaya.com
Maninjau, -Bupati Agam Dr.Andri Warman secara mendadak meninjau penanganan darurat aliran sungai Batang Kurambik, Nagari Koto Gadang, kecamatan Tanjung Raya, Selasa, (11/4) di Koto Gadang.
Bupati Andri Warman yang sengaja mencek kondisi warga di wilayah itu, pasca terdampak bencana banjir bandang akibat luapan aliran sungai Batang Kuramik yang terpicu hujan lebat di awal Ramadhan lalu.
Saat ini proses normalisasi aliran sungai besar yang dikerjakan menggunakan alat berat DPUTR Agam itu, sudah dinyatakan selesai, sehingga warga yang selama ini kerap dihantui ketakutan akan ancaman banjir bandang. Apalagi jika curah hujan tinggi, sudah semakin lega, pasalnya semenjak diperbaikinya aliran sungai besar, potensi banjir bandang sudah bisa teratasi.
Pelaksanaan normalisasi aliran sungai Batang Kurambik sepanjang 1,5 KM itu, sudah lebih 15 tahun dinanti warga setempat, pasalnya dampak pendangkalan dan berpindahnya aliran sungai, menyebabkan memicu luapan banjir yang merendam areal pemukiman, sawah dan ladang milik warga di wilayah nagari tersebut.
Bupati Agam Dr. Andri Warman saat meninjau lokasi normalisasi aliran sungai Batang Kurambik itu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Agam berupaya semaksimal mungkin untuk menangani dan menjawab tuntas berbagai harapan masyarakat, termasuk berupaya mengantisipasi potensi yang bisa merugikan masyarakat, dalam hal kebencanaan.
Disebutkan Andri Warman, kondisi wilayah kabupaten Agam yang rentan akan masalah kebencanaan, baik musibah banjir, longsor, angin kencang, abrasi pantai dan berbagai potensi lain, harus diwaspadai bersama seluruh komponen masyarakat khususnya untuk menghindari resiko terhadap masyarakat.
Kita secara optimal namun bertahap, akan terus melakukan langkah-langkah antisipasi di wilayah terdampak bencana, seperti normalisasi aliran sungai Batang Kurambik di Tanjung Raya, Batang Lolo di Sungai Jariang Lubukbasung dan beberapa lokasi lain, sesuai dengan kondisi keuangan daerah. Kita prioritas penanganan dalam upaya antisipasi untuk mengurangi risiko bencana terhadap masyarakat, “ tegasnya serius.
Di lokasi peninjauan normalisasi aliran sungai Batang Kurambik, Bupati Agam bersama rombongan juga berdialog dengan warga yang sengaja berdatangan ke lokasi saat Bupati mendatangi lokasi kegiatan normalisasi.
Survei Bupati Agam ke lokasi penanganan aliran sungai Batang Kurambik adalah untuk melihat dari dekat hasil normalisasi dan upaya antisipasi lanjutan yang harus dilakukan untuk menekan potensi kebencanaan yang berpotensi dialami warga setempat.
Kepala BPBD Agam Bambang Warsito menyebutkan, program normalisasi aliran sungai Batang Kurambik, merupakan salah satu solusi penanganan yang dilakukan Pemkab Agam pasca banjir bandang yang beberapa kali menghantam wilayah Nagari Koto Gadang tersebut.
Alhamdulillah, dengan tuntasnya normalisasi aliran sungai Batang Kurambik, kita sudah berupaya mengantisipasi risiko bencana, ungkap Bambang Warsito.
Ditambahkan, survei Bupati Agam ke lokasi penanganan aliran sungai Batang Kurambik itu, untuk melihat dari dekat hasil normalisasi dan upaya antisipasi lanjutan yang harus dilakukan untuk menekan potensi kebencanaan yang berpotensi dialami warga setempat.
Bupati Agam Andri Warman, saat mengunjungi secara mendadak penanganan darurat aliran sungai Batang Kurambik, Nagari Koto Gadang, kecamatan Tanjung Raya, aliran sungai Kurambil didampingi Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Kadishub Agam Handria Asmi dan Camat Tanjung Raya Roza Syefridienti. (Ys-one).
