Asosiasi Homestay Malaysia Kunjungi Bukittinggi Promosikan Visit Malaysia Truly Asia 2026

 

HEADLINESRIWIJAYA.COM

BUKITTINGGI—Persetubuhan Pengusaha (asosiasi) Homestay Malaysia dalam rangka menjalankan Program Homestay Tourism Showcase (HOTAS) 2026 di Indonesia mengunjungi kota Bukittinggi dengan slogan Visit Malaysia Truly Asia 2026, Selasa 30 Juni 2026.

Rombongan asosiasi homestay Malaysia  dipimpin Dato Haji Sahariman Bin Haji Hamdan disambut kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi diwakili sekertaris Andreas dan ketua DPRD Bukittinggi H.Syaiful Efendi, LC,MA dalam suasana penuh keakraban.

 

Ketua romongan Dato Haji Sahariman Bin Haji Hamdan yang disambut ketua DPRD Bukittinggi Syaiful Efendi dan Andreas dikantor Dinas Pariwisata yang berada di jalan Perwira itu  menjelaskan, kunjungannya  ke Bukittinggi dalam rangka menjalankan program Program Homestay Tourism Showcase (HOTAS) 2026 di Indonesia.

Dato Haji Sahariman Bin Haji Hamdan yang didampinggi rombongan tediri dari tujuh orang itu mengatakan, dalam program HOTAS tersebut di Indonesia melibatkan beberapa lokasi utama yaitu Jakarta, Bogor, Bukittinggi dan Pekanbaru.

“Program ini bertujuan memperkenalkan produk wisata homestay, budaya, warisan, makanan,tradisional serta pengalaman komuniti Malaysia kepada pasaran Indonesia,” ujarnya.

Sebelum mengunjungi Bukittinggi pihak rombongan HOTAS telah berkunjung kota Bogor dalam rangka turut memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544.

Di Kota Bogor jelas Dato Haji Sahariman, rombongan Homestay Malaysia menampilkan perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, India, serta etnik Sabah dan Sarawak. Penampilan tersebut menjadi simbol persatuan dan keberagaman yang menjadi kekuatan utama industri pariwisata Malaysia yang dikenal dengan slogan “Malaysia Truly Asia”.

Dalam  memperkenalkan maskot Visit Malaysia 2026 kepada masyarakat Bogor, pihaknya telah menanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan asiosiasi  di kota hujan itu bentuk perkongsian promosi.dan jaringan kerja sama antara pengiat wisata Malaysia dan Indonesia khusus dalam bidang homestay, wisata komuniti, budaya, gastronomi, eko-pelancongan serta pembangunan serta paket wisata rentas Negara.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bukittinggi Andreas (tengah) foto bersama di depan kontaor Dinas Pariwisata Bukittinggi usai menjamu kedatangan rombongan Homestay Malaysia dipimpin Dato Haji Sahariman Bin Haji Hamdan Selasa 30 Juli 2026. Foto Ridwan

Selain pertunjukan budaya, kontingen Homestay Malaysia juga membagikan berbagai materi promosi dan memperkenalkan maskot Visit Malaysia 2026 kepada masyarakat dan mendaat sambutan hangat disana.

Pihak kontingen Homestay Malaysia sesungguhkan  ingin ikut ambil bagian dan hadir dalam merayakan 100 tahun jam gadang, namun bersamaan waktunya  bersamaan dengan perayaan Hari Jadi Kota Bogor. Namun demikian pihak yang dipimpinnya telah ikut ambil bagian membawa empat pemenang lomba foto/video 100 tahun jam gadang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bukittinggi Andreas (tengah) foto bersama di depan kontaor Dinas Pariwisata Bukittinggi usai menjamu kedatangan rombongan Homestay Malaysia dipimpin Dato Haji Sahariman Bin Haji Hamdan Selasa 30 Juni 2026.Foto Ridwan

Tak dapat hadir merayakan 100 Tahun Jam Gadang, Sahariman dengan kontingen Homestay Malaysia bertekat  akan kembali ke Bukittinggi untuk merayakan 101 Tahun Jam Gadang tahun 2027 mendatang yang mendapat sambut hangat disambut ketua ketua DPRD H. Syaipul dan pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwista dan asosiasi sadar wisatanya.

Sebelum meninggalkan kota Bukittinggi melanjutkan Visit Malaysia 2026 ke kota Pekanbaru, ketua DPRD Bukittinggi Syaipul Efendi didampingi pihak  asosiasi perhotelan  H.Syafril Nikita melepas  rombongan Homestay Malaysia dengan jamuan makan siang  di salah satu rumah makan  ternama di Bukittinggi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari ketua DPRD Bukittinggi, kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi dan asosiasi homestay Bukittinggi. Hubungan yang baik ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat kerja sama antara Malaysia dan Indonesia, khususnya di bidang pariwisata, budaya, dan pemberdayaan masyarakat,”Ridwan.