PEMKO Bukittinggi dan  BNI Sosialisasikan Program Fleksi Pensiun untuk ASN Memasuki Masa Purna Tugas

Bukittinggi — Guna membantu jelang  memasukii masa pensiun bagi Aparatus Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota Bukittinggi bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggelar Sosialisasi bertajuk “BNI Fleksi Pensiun” yang berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (9/7/2025).

Kegiatan yang ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk persiapan menghadapi masa pensiun ini dihadiri Asisten III Pemko Bukittinggi Syafnir, Kepala BPKSDM Kota Bukittinggi Teddy, Pemimpin BNI Cabang Bukittinggi Bambang Sugiharto, serta Wakil Pemimpin Bidang Bisnis BNI Cabang Bukittinggi Andri

“Kami hadir untuk memberikan solusi finansial yang memudahkan, sehingga ASN yang memasuki masa pensiun tetap merasa aman dan memiliki pegangan untuk memulai usaha baru atau memenuhi kebutuhan lainnya, ” ujar  Pemimpin BNI Cabang Bukittinggi, Bambang Sugiharto, dan berkomitmen untuk terus mendukung para pensiunan.

Pada kesempatan ini, BNI memperkenalkan BNI Fleksi Pensiun, sebuah fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang dirancang khusus bagi Calon Pensiunan Peserta Taspen, pegawai di institusi BUMN/BUMD terpilih, serta pensiunan (termasuk janda atau duda dari pensiunan yang telah meninggal dunia) peserta PT TASPEN (Persero), PT ASABRI (Persero), dan DPPK BUMN/BUMD terpilih.

Melalui program ini, BNI menawarkan pinjaman hingga Rp500 juta dengan tenor maksimal 15 tahun. Khusus bagi calon pensiunan, pengajuan sudah bisa dilakukan hingga dua tahun sebelum memasuki masa pensiun, dengan opsi penundaan pembayaran angsuran pokok.

Para pejabat pemko Bukittinggi dan tim BNI 46 foto bersama dengan para calon purna bakti atau pensiunan usai kegiatan menggelar Sosialisasi bertajuk “BNI Fleksi Pensiun” yang berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (9/7/2025).Ridwan

Motivator sekaligus pensiunan BNI, Mus Adral, dalam pemaparannya menekankan pentingnya menyiapkan masa purna tugas sedini mungkin. Menurutnya, masa pensiun bukan akhir dari aktivitas, melainkan awal untuk membuka peluang baru.

“BNI sudah bisa mendanai untuk mengembangkan usaha kita. Dengan BNI 46, kita sebagai pengusaha bisa mendapatkan keuntungan yang lebih murah dan lebih menguntungkan, ” ungkap Mus Adral di hadapan para ASN yang hadir.

Ia juga menambahkan bahwa peluang usaha sangat terbuka lebar setelah pensiun, sehingga para pensiunan dapat tetap aktif, produktif, serta berkontribusi di lingkungan sekitar.

Acara berjalan dengan antusias, para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar manfaat program, mekanisme pengajuan, hingga peluang usaha yang dapat digeluti pasca pensiun.

“Kami berharap ASN tidak lagi memandang pensiun sebagai akhir pengabdian, melainkan sebagai kesempatan untuk berkarya secara mandiri. Dengan BNI Fleksi Pensiun, kami siap mendampingi, ” tutup Bambang.

Bagi masyarakat atau ASN yang tertarik mengembangkan usaha, menabung, ataupun ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk-produk BNI, dapat langsung menghubungi BNI Cabang Bukittinggi. (Ridwan)