HEADLINSRIWIJAYA.COM.
Banyuasin, – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi. Kali ini, peristiwa begal menimpa dua remaja yang sedang memancing di area perkebunan PTPN IV Regional 7, Kebun Betung Krawo, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Rabu (2/7/2025) sore.
Kejadian ini sempat viral di grup media sosial warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua remaja yang sedang memancing di dekat portal kebun tersebut tiba-tiba didatangi tiga orang tak dikenal yang mengancam dengan senjata tajam.
Salah satu korban berinisial AA dipaksa menyerahkan sepeda motornya. Setelah berhasil merampas kendaraan tersebut, salah satu pelaku berinisial P langsung membawa motor kabur melalui jalur kebun yang tembus ke SMP Negeri Betung.
Namun, nasib apes menimpa pelaku. Saat melintas di persimpangan dekat SMP Negeri Betung, pelaku bertemu dengan Hadis, warga sekitar yang juga tetangga korban. Curiga dengan motor yang dikendarai pelaku, Hadis kemudian menghadangnya dengan truk yang ia kemudikan.
“Hadis merasa kenal dengan motor itu. Dia menghadang pelaku dengan cara memajumundurkan truk ke kanan dan kiri agar pelaku kebingungan,” ujar Sasmito, warga Jalan Walisongo RT 17, Desa Persiapan Bukit Makmur.
Tak lama berselang, sejumlah petugas keamanan PTPN IV Regional 7 yang sudah mendapat informasi tentang kejadian tersebut tiba di lokasi dan ikut melakukan pengejaran.
Akhirnya, pelaku berinisial P berhasil ditangkap oleh security dan warga, lalu diamankan di pos kebun. Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
“Yang satu berhasil ditangkap, dua lainnya kabur. Informasinya, dua pelaku itu masuk daftar pencarian orang (DPO),” tambah Sasmito.
Hal ini juga dibenarkan oleh H. Suparno, Kepala Security PTPN IV Regional 7 Kebun Betung Krawo.
“Saya mendapat laporan dari keluarga korban, lalu langsung bergerak bersama anggota. Pelaku atas nama Pandri, warga Philip 2 Karet, berhasil ditangkap di Afdeling 2 Blok 1051 sekitar pukul 16.35 WIB,” jelas Suparno melalui pesan WhatsApp.
Kapolsek Betung, Iptu Riady Sasongko, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Kami telah mengamankan satu pelaku dan membawanya ke Mapolres Banyuasin untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya singkat.(*)
