Ateng, Korban Tenggelam Sungai Beliti Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

HEADLINESRIWIJAYA.COM

MUSI RAWAS – Tim SAR gabungan bersama warga menemukan Tarmizi alias Ateng, warga Dusun 5 Desa Rantau Serik, Kecamatan TPK, Kabupaten Mura yang merupakan korban tenggelam di sungai Beliti sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai, wilayah Desa Kebur, Rabu (19/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Posisi ditemukan sekitar 38 km dari tempat kejadian.

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ditemukan mengapung di sungai sekitar 38  kilo dari tempat kejadian,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBd Kabupaten Mura, Eko.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban tenggelam pada Senin (17/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban pergi mancing ke sungai Beliti bersama temannya bernama Romli.

Pada saat mancing di sungai Beliti, keduanya mancing dalam keadaan terpisah lebih kurang jarak 200 meter. Mereka mancing menggunakan alat pelampung dari ban mobil. Lebih kurang pukul 18.00 WIB, Romli bergeser ke tempat Tarmizi. Akan tetapi setelah sampai,  Tarmizi sudah tidak ada lagi ditempatnya mancing.

Romli mengira Tarmizi sudah pulang duluan. Kemudian Romli menyusul pulang. Setelah sampai di rumah Tarmizi, Romli bertanya demgan orang tua Tarmizi, menanyakan keberadaan yang bersangkutan. Dan keterangan dari orang tua Tarmizi mengatakan yang bersangkutan belum pulang.

Akhirnya Romli bersama warga mencari keberadaan Tarmizi secara bersama-sama. Lebih kurang pukul 20.00 WIB, warga menemukan ban pelampung milik Tarmizi berjarak 400 meter dari lokasi korban memancing. Sedangkan Tarmizi belum ditemukan. Diduga Tarmizi hanyut di sungai Beliti.(ans)