Bukitttinggi.Headlinesriwijaya.Com
Pasca putus kontrak pengerjaan pembangunan saluran air (drainase) jalan Perintis Kemerdekaan Bukittinggi yang dikerjakan PT. Ananta Bhakti Utama. Selasa 26/12/2021 lalu . Berdampak terhadap keindahan kota karena pekerjaan belum selesai atau terbengkalai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Martias Wanto dt Maruhun kepada wartawan Senin 03/01/2022 bertempat di sekretariat PWI Bukittinggi menjelaskan,seputar proyek drainase yang terbengkalai itu dilakukan pengkajian yang matang sehingga proyek tersebut bisa selesai.
“Ketika suatu pekerjaan tingkat keterdesakan tinggi dapat menimbulkan resiko kepada masyarakat serta menimbulkan kerugian lebih besar ,maka aturan memberikan peluang penggesaran aggaran untuk membiayai pekerjaan terseut”ujar Sekda
Dijelaskan,tidak serta merta dilakukan, perlu pengkajian ulang dan survei jika masuk dalam kategori proyek mendesak maka dalam waktu dekat ini akan dilanjutkan proses pekerjaan drainase tersebut.
“ada dua cara untuk menyelesaikan proyek itu,jika proyek itu tanggap darurat maka itu bisa dilakukan swakelola atau penunjukan langsung ,dan jika pergeseran aggaran harus dilakukan tender ulang.”jels sekda
Tapi ternder tidak dari awal karena perencanaan sudah siap,hanya tender pengawasan dan pekerjaan pelaksana.
Menurut sekda Bukittinggi Martias Wanto,jika tenden di lakukan bulan Januari 2022 dengan penggeseran anggaran maka bulan Maret 2022 proyek diperkirakan sudah selesai.
Untuk itu Wako intruksikan OPD terkait agar segera amakan proyek terbengkalai tersebut denga cara memagar dan menimbun bekas galian sehingga tidak membahayakan kepada masyarakat. ( anasrul )j
