WARGA BINAAN LAPAS SULIKI SEGERA DIJADIKAN SANTRI, IKUTI PROGRAM LAPAS BERBASIS PESANTREN.

Sumatera Barat3,323 views

Headline Sriwijaya.com

Lima Puluh Kota – Rapat Teknis Pembentukan Pengurus Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, berlangsung di Aula VIP sarilamak Kemenag 50 Kota. (12/1/23)

Dihadiri oleh Kepala Lapas Suliki, Kabag Kesra Pemda 50 Kota, Ketua MUI 50 Kota, Ketua Baznas 50 Kota, Pengurus BKMT 50 Kota, Ketua Pokjaluh, Buya Pimpinan Ponpes An Nahl

Rapat Teknis yang dipimpin oleh Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Nevi Zulfia beserta jajaran kemenag, MUI, Baznas dan tamu undangan lainnya.

Selain menerima pembelajaran Ilmu Agama, Warga Binaan Lapas Suliki Menerima ijazah sebagai tanda sudah menjadi santri Ponpes Lapas Suliki yang dikeluarkan Oleh Kemenag kabupaten 50 Kota.

Kiayi Asrad Chan, Selaku Ketua MUI kabupaten 50 Kota, ditunjuk menjadi Pimpinan Pondok pesantren di Lapas Suliki beserta para pengurus lainnya.

Pada Bulan Februari akan segera Penandatanganan MOU dan kerja sama antara lapas dengan Kemenag,Baznas,Ponpes An nahl, BKMT, MUI. direncanakan berlokasi di Kantor Bupati kabupaten 50 Kota.

Kepala Lapas kelas III Suliki, Kamesworo mengatakan kami mohon Do’a Restu kepada semua pihak agar proses ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan “Saya pribadi sangat bahagia karena unsur pimpinan di kabupaten 50 kota sangat mendukung program Pondok Pesantren di Lapas Suliki” ujar Kamesworo.(noy/*)

Komentar