
HEADLINESRIWIJAYA.COM Bukittinggi–Meski Walikota Bukitringgi Ramlan Nurmatias .tertunda melakukan suntik vaksin perdana pada pencangan vaksin sinovach ,dikarenakan waktu pemeriksaa tensi darah Ramlan tinggi,namun setelah beristirahat lebih kurang satu jam tensi darah Ramlan normal kembali baru diri suntikan vaksin.senin pagi 1/2/2021.
Pencanangan pnyuntikan vaksin sinovach diawali dari Forkopinda dan diteruskan untuk tenaga kesehatan se Kota Bukitringgi termasuk dua orang dari wartawan yakni Jeri Elfaisal dari Metro TV danbDhina Padang Tv.
Untuk Bukittinggi tahap awal mendapat sebanyak 4.440 vaksin selain diberikan kepada Forkopinda juga Tenaga kesehatan,Sedangkan pekerjanya sendiri, adalah tenaga-tenaga kesehatan yang sudah biasa melakukan penyuntikan dan dilatih jauh-jauh hari sebelumnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan, Bukittinggi, termasuk salah satu daerah yang terbaik dalam penanganan penyebaran covid-19 di Sumatra Barat, bahkan percontohan secara Nasional. Namun kondisi terakhir Indonesia semakin mengkhawatirkan, sehingga butuh kesadaran dan kerjasama masyarakat untuk menghentikan penyebaran covid-19 ini.
“Vaksinasi ini tujuannya memutus mata rantai penyebaran covid-19 melalui peningkatan kekebalan tubuh manusia. Vaksin telah melalui pemeriksaan ketat. Ini simbol bahwa vaksin ini aman, dan halal ,”kata Ramlan
Untuk itu Wako Ramlan Nurmatias minta kepada masyarakat nantinya jangan ragu dan takut dengan vaksin ini karena ini salah satu cara memutus mata rantai penyebaran covid 19.
Pelaksa vaksin dipusatkan di RSUD Bukittinggi untuk kesiapan peralatan jika terjadi komplikasi setelah penyuntikan.( Anasrul )






